Rianda Hanya manusia biasa yang menyukai berbagai informasi bermanfaat seputar dunia teknologi, reparasi dan komputer modern masa kini.

9 Penyebab Harddisk Rusak yang Sering Terjadi pada Komputer

2 min read

Penyebab Harddisk Rusak

Mungkin, sebagian besar orang yang menggunakan laptop secara rutin tentunya sudah mengenali komponen harddisk sebagai salah satu komponen yang paling penting. Namun terkadang, ketika dihadapkan pada kerusakan yang terjadi secara tiba-tiba, masih banyak yang tidak mengenali apa saja penyebab harddisk rusak.

Baca Juga : 5 Tips Memperbaiki Flashdisk Tidak Terbaca di Komputer

Padahal hanya dengan mengenali penyebabnya dahulu, solusi memperbaikinya bisa langsung dilakukan. Sama seperti halnya bagian-bagian yang lainnya yang ada di sebuah laptop, bagian penting yang dinamakan harddisk ini perlu dirawat dengan rutin.

Jika komponen ini dibiarkan berjalan dalam waktu yang lama bahkan secara berlebihan, maka sangat mungkin nanti ditemukan kerusakan yang cukup parah di kemudian hari.

Penyebab Harddisk Rusak yang Sering Terjadi

Berikut di bawah ini beberapa faktor yang membuat harddisk cepat rusak pada komputer atau laptop windows, di antaranya yaitu:

1. Kerusakan Bagian Fisik

Pertama, ada faktor besar dari sebuah kerusakan terjadi pada komponen seperti harddisk adalah kerusakan pada bagian fisik. Namun tetap saja, bahkan sampai saat ini, masih sedikit yang benar-benar memperhatikan seperti apa kondisi dari komponen fisik dari harddisk. Apalagi banyak hal yang bisa terjadi pada bagian penting tersebut.

Pada umumnya, kerusakan yang terjadi pada bagian fisik dari sebuah komponen harddisk bisa dilihat dari udara panas yang keluar.

Selain itu, jika ditemukan beberapa kerusakan fisik seperti bagian yang lecet yang mungkin saja awalnya malah diabaikan dan dianggap hal biasa. Padahal jika dibiarkan dengan terlalu lama, bisa memunculkan kerusakan lainnya.

2. Adanya Gejala Overheat

Kemudian ada juga penyebab harddisk rusak yang lainnya yang seringkali diabaikan dan diletakkan di sisi lainnya sehingga tidak terlalu diperhatikan.

Baca juga : perbedaan SSD dan HDD pada komputer

Padahal gejala atau pemakaian laptop yang berlebihan tanpa adanya proses istirahat bisa menyebabkan sebuah kondisi overheat pada laptop yang dimiliki. Belum lagi nantinya bisa berpengaruh besar pada bagian seperti harddisk.

3. Cache yang Menumpuk

Sementara itu, ada juga faktor yang lainnya yang sebaiknya diberikan perhatian sejak awal sehingga bisa mencegah kerusakan yang terjadi nantinya.

Misalnya saja, sama seperti aplikasi yang lainnya yang ada di sebuah laptop, sampah berupa cache bisa menjadi masalah yang besar. Terutama jika beberapa cache malah dibiarkan menumpuk selama beberapa lama.

Kerusakan yang terjadi pada sebuah harddisk sebagian besar juga terjadi karena tumpukan cache yang berlebihan sehingga penggunaan menjadi lebih terkendala.

Selain itu, proses instalasi yang tidak tepat termasuk ketika tidak mengikuti ketentuan khususnya bisa menjadi sumber dari kerusakan. Apalagi jika bagian tersebut tidak diperbaharui secara rutin sesuai kebutuhan.

4. Memutar Musik Berlebihan

Tidak kalah penting dari yang sudah dijelaskan sebelumnya, penyebab harddisk rusak ini bisa segera diketahui sebelum melakukan proses perbaikan nantinya.

Ternyata ada sebuah faktor yang berkaitan dengan komponen hardware seperti speaker terutama bagi yang menggunakannya secara rutin untuk mendengarkan musik. Jika tidak benar-benar diperhatikan dan penggunaan berlebihan, maka kerusakan terjadi.

5. Tempat Tidak Stabil

Komponen yang krusial dan memerlukan banyak perawatan seperti harddisk ini sebenarnya juga memiliki keterkaitan dengan komponen yang bersifat keras lainnya.

Bersama dengan komponen-komponen yang lainnya, jenis komponen ini menjadikan laptop sebagai alat yang bisa digunakan pengguna setiap waktu di berbagai tempat. Namun bukan berarti persoalan tempat bisa menjadi hal paling terbelakang.

Baca Juga : 5 Tips Cara Mengatasi Hardisk Bad Sector pada Komputer 

Untuk mencegah adanya sebuah kerusakan pada bagian hardware termasuk pula dengan harddisk laptop, sebaiknya pemilihan tempat untuk membuka laptop juga perlu diperhatikan.

Misalnya saja, coba untuk mengakses laptop di tempat dengan letak yang stabil dan datar sehingga nantinya tidak mengganggu sinyal digital.

6. Software yang Eror

Jenis penyebab harddisk rusak yang lainnya yang jangan sampai dilewatkan untuk dikenali juga sebelum memperbaiki adalah adanya software yang eror.

Namun tetap saja, keberadaan bagian software dari hardisk ini lebih sering lebih diabaikan ketimbang beberapa software yang dianggap lebih penting. Padahal jenis software ini perlu diperiksa dan diperbaharui secara rutin.

7. Perangkat yang Kotor

Bahkan jenis komponen yang juga tersedia dalam bentuk hardware juga memerlukan perawatan dan pemeriksaan yang rutin terutama oleh para penggunanya.

Sama seperti yang lainnya, jenis komponen seperti harddisk ini ternyata jika dibiarkan untuk terus bekerja bisa memiliki kondisi yang kotor. Hanya saja, sedikit pengguna yang mencoba untuk mengecek dan membersihkannya.

8. Mematikan Laptop dengan Paksa

Selain beberapa hal atau faktor yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada juga penyebab harddisk rusak yang lainnya yang juga wajib dikenali.

Baca juga : cara mengatasi komputer lemot windows 7

Kali ini, ada penyebab yang mungkin juga terabaikan oleh beberapa pengguna terutama ketika ada proses loading yang dianggap lama untuk ditunggu. Kemudian banyak yang mencoba mematikan laptopnya dengan cara yang memaksa.

9. Terlalu Sering Gaming

Memang tidak dapat dimungkiri semakin ke sini laptop semakin sering dijadikan media untuk melakukan gaming. Hanya saja, banyak yang tidak tahu pula ketika laptop digunakan terlalu sering untuk gaming, maka bisa membuat harddisk menjadi lelah. Jika dibiarkan dengan terlalu lama, maka lama kelamaan menjadi rusak.

Penutup

Informasi yang mencoba menjelaskan mengenai beberapa penyebab harddisk rusak di atas tentu saja bisa dimanfaatkan sebelum nantinya mengatasi kerusakannya.

Ditambah lagi, ternyata ada beberapa hal yang awalnya tidak terlalu diperhatikan sehingga komponen terpenting pada laptop tersebut menjadi lebih terabaikan. Bahkan penggunaan yang berlebihan tidak sesuai kemampuan perangkat bisa menjadi masalah di kemudian hari.

Rianda Hanya manusia biasa yang menyukai berbagai informasi bermanfaat seputar dunia teknologi, reparasi dan komputer modern masa kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.