Termometer: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

2 min read

Fungsi termometer

Semua orang pasti pernah merasa tubuhnya menjadi dingin maupun panas. Nah fungsi termometer di sini adalah untuk mengukur atau menghitung perubahan suhu tubuh seseorang. Untuk penggunaannya juga ada bermacam-macam tergantung dari jenis termometer itu sendiri.

Baca juga : fungsi handphone sebagai sarana bisnis

Semua orang membutuhkan termometer ketika sedang sakit, terlebih lagi di masa pandemi covid-19 semua instansi atau kantor wajib memiliki termometer guna untuk memeriksa suhu tubuh karyawan atau siapa saja yang hendak memasuki area kantor.

Pengertian Termometer

Kata Termometer diambil dari bahasa Yunani yaitu thermo yang berarti panas dan meter berarti mengukur. Jadi termometer adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur suhu entah itu derajat dingin atau pun panas. Sedangkan untuk satuan pengukuran suhunya yaitu Celsius, Fahrenheit, dan kelvin.

Jadi bagaimana prinsip kerja termometer ini yaitu dengan memanfaatkan termometrik dari zat, yang dimana perubahan dari sifat-sifat zat yang disebabkan oleh perubahan suhu dari zat tersebut, entah itu dari tubuh, benda atau zat-zat lain.

Agar termometer dapat bereaksi dengan cepat terhadap perubahan suhu, dinding wadah cairan harus dibuat tipis agar panas bisa masuk ke cairan dengan menyentuh dinding termometer.

Fungsi Termometer

Di dalam bidang kedokteran atau kesehatan, termometer sering digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia. Tapi tidak hanya itu, fungsi termometer juga digunakan untuk mengukur suhu makanan, cairan seperti air, reaksi kimia seperti api atau gas seperti udara.

Meskipun termometer familiar dikenal sebagai alat pengukur suhu tubuh, tapi termometer juga sering digunakan dalam berbagai aktivitas seperti industri dan penelitian ilmiah.

Jenis-jenis Termometer

Seperti yang disebutkan tadi bahwa cara penggunaan termometer tergantung dari jenis termometer itu sendiri. Nah di sini ada enam jenis termometer yang akan kami bagikan untuk menambah pengetahuan Anda.

1. Termometer Air Raksa

Termometer jenis ini adalah yang paling umum digunakan karena fungsi termometer air raksa ini bisa mengukur suhu yang sangat tinggi. Cara penggunaannya yaitu dengan menyelipkan di bagian ketiak atau dimasukkan ke dalam mulut. Nantinya butiran air raksa akan bergerak naik ke ruang kosong pada tabung dan berhenti di angka suhu tubuh.

2. Termometer Alkohol

Termometer alkohol menggunakan cairan alkohol sebagai pengisinya. Jenis ini lebih peka dibandingkan air raksa ketika memuai dan bisa mengukur suhu yang sangat rendah sekalipun.

Cara menggunakannya dengan meletakkannya di bidang yang datar, lalu cairan alkohol akan bergerak ke kiri serta menunjukkan indeksnya. Jika suhu naik maka indeks penunjuk akan tetap berada di posisinya walaupun cairan alkohol di dalamnya menjadi mengembang ke arah kanan.

3. Termometer Digital

Fungsi termometer digital yaitu untuk mengukur suhu badan dan biasanya diletakkan di rongga mulut, ketiak atau di ara lekukan tubuh lainnya. Cara menggunakannya yaitu meletakkan termometer di area tubuh tertentu, setelah itu himpit termometer di bagian tersebut. Tahan hingga termometer berbunyi dan menunjukkan hasilnya.

4. Termometer Inframerah

Termometer jenis ini bisa digunakan tanpa harus menyentuh objek yang akan diukur suhunya. karena menggunakan teknologi sinar laser sehingga untuk menunjukkan hasilnya tidak membutuhkan waktu yang lama. Cara penggunaannya cukup mendekatkan ke permukaan dahi atau lubang telinga kemudian nyalakan.

5. Termometer Bimetal Mekanik

Terbuat dari dua buah kepingan logam dengan koefisien muai yang berbeda-beda, termometer ini akan melengkung bila terjadi perubahan suhu. Jika suhu yang diukur terlalu tinggi maka bimetal akan melengkung ke arah logam yang memiliki koefisien muai lebih tinggi.

Begitupun sebaliknya jika suhunya rendah maka keping bimetal akan melengkung ke logam yang koefisiennya lebih rendah. Cara menggunakannya yaitu bila tandon zat cair terkena panas misalnya dari benda maka zat cair di dalam tandon akan memuai.

6. Termometer Dinding

Fungsi termometer ini dikhususkan untuk mengukur suhu ruangan. Untuk mengukurnya termometer ini mengandalkan air raksa sebagai indikatornya. Tapi sekarang ini telah ada termometer digital yang tidak lagi menggunakan air raksa. Cara menggunakannya hanya dengan menempelkannya di dinding ruangan yang ingin Anda ukur suhunya.

Penutup

Itulah fungsi termometer beserta jenis dan cara penggunaannya. Dengan adanya termometer ini bisa membantu dokter atau siapa saja untuk mengetahui kesehatan dari suhu tubuh. Cukup sekian dan terimakasih, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *