Broadcast: Pengertian, Contoh dan Jenis Medianya

2 min read

Pengertian broadcast

Saat ini perkembangan teknologi melaju dengan sangat pesat. Istilah broadcast kerap terdengar meskipun tidak sedikit yang belum paham mengenai pengertian broadcast. Sementara itu, istilah tersebut cukup sering Kita temui di dunia kerja, pendidikan bahkan lingkungan masyarakat sekitar.

Baca juga : kelebihan dan kekurangan static routing

Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai broadcast, mulai dari pengertian, contoh dan jenis media yang digunakan saat ini. Agar lebih jelas, simak lebih lanjut pembahasannya dibawah ini.

Pengertian Broadcast

Dalam pengertiannya, broadcast terbagi menjadi tiga karakteristik yang berbeda, yaitu secara umum, dalam jaringan komputer dan menurut ilmu komunikasi. Selain itu, penggunaan medianya juga bervariasi, tergantung dari proses penerapannya.

1. Pengertian Broadcast secara Umum

Secara umum, pengertian broadcast adalah cara untuk mengirimkan data ke beberapa titik atau tujuan secara bersamaan. Dimana pengiriman tersebut dilakukan tanpa melalui pemeriksaan akan kesiapan masing-masing titik. Selain itu tidak pula memperhatikan terkirim atau tidaknya data tersebut.

Sementara pada pengertian lainnya, broadcast ialah mengirim sinyal pada beberapa lokasi melalui satelit, radio ataupun jaringan komunikasi yang lain dalam waktu bersamaan. Dengan kata lain broadcast merupakan layanan server yang menyebarkan data secara paralel kepada beberapa client sekaligus.

2. Pengertian Broadcast dalam Jaringan Komputer

Di dalam jaringan komputer Kita akan mendengar istilah IP broadcast. Dimana umumnya IP broadcast pada komputer adalah IP address terakhir yang digunakan dalam jaringan tersebut. Sehingga IP address tersebut tidak dapat digunakan pada komputer lain milik client.

Pada jaringan komputer broadcast dibagi ke dalam 3 kategori. Kategori tersebut adalah broadcast domain, broadcast addres dan broadcast storm. Berikut penjelasan singkatnya.

  • Broadcast Domain, seluruh perangkat yang dapat mengetahui sinyal dari perangkat jaringan tertentu yang ada pada satu segmen.
  • Broadcast Address, merupakan alamat berisikan bit 1 dan mampu mengirim alamat ke seluruh terminal yang terhubung pada jaringan tersebut.
  • Broadcast Storm/LOOP, broadcast storm adalah kondisi ketika paket atau data yang dikirimkan hanya berputar di dalam jaringan karena adanya kesalahan desain pada jaringan.

3. Pengertian Broadcast menurut Ilmu Komunikasi

Dalam ilmu komunikasi, broadcast atau broadcasting merupakan cabang ilmu komunikasi yang terkait dengan penyiaran. Dari pengertian broadcast tersebut dapat disimpulkan jika materi broadcasting menitik beratkan pada teori juga praktek pengiriman atau penyiaran agar dapat disampaikan dengan menarik serta mudah diterima.

Broadcasting sendiri memiliki karakter menghibur, mendidik serta memberikan informasi. Dimana pengiriman atau penyiarannya dapat dilakukan melalui jaringan dengan kabel maupun tanpa kabel atau nirkabel.

Jaringan nirkabel sendiri lebih populer karena lebih ekonomis juga fleksibel. Meskipun sangat bergantung pada ionosfer untuk kekuatan signalnya. Tidak stabil seperti jaringan dengan kabel.

Contoh Broadcast

Contoh broadcast yang umum Kita temui yaitu siaran radio dan juga siaran televisi. Dimana siaran tersebut berlangsung secara terus menerus, tanpa perlu memastikan terlebih dahulu apakah ada pesawat radio maupun televisi yang memonitor.

Jenis-jenis Media Broadcast

Setelah memahami pengertian broadcast, kini Kita beralih pada media yang digunakan untuk melakukan proses broadcast. Keberadaan media tentu amat penting peranannya agar broadcast tersampaikan. Media sendiri dibagi menjadi dua macam yakni media cetak dan juga elektronik. Mari simak ulasan singkatnya.

1. Media Cetak

Media cetak menjadi salah satu perantara untuk bisa menyampaikan informasi yang cukup luas. Informasi akan disebar dengan cara dicetak pada kertas baik berupa koran, tabloid, majalah dan lain sebagainya. Meski tampilannya terbatas tanpa adanya audio maupun video, tetapi penyampaian informasi melalui media ini memberi analisa lebih mendalam dan bersifat repeatable.

2. Media Elektronik

Disebut media elektronik karena perangkatnya hanya bisa digunakan jika tersambung dengan sumber listrik. Media elektronik ada yang menggunakan kabel juga nirkabel.

Penyampaian informasi atau broadcast melalui media ini jauh lebih cepat dari media cetak. Jangkauannya juga lebih luas. Tampilannya juga lebih menarik karena terdapat audio ataupun video. Sayangnya tidak akan ada pengulangan siaran dan komponen pendukungnya lebih mahal jika dibandingkan dengan media cetak.

3. Media Online

Untuk jenis media ketiga ini merupakan gabungan dari karakteristik dua jenis media sebelumnya. Dalam menyampaikan informasi, media online memanfaatkan jaringan internet.

Untuk mempercepat penyampaian informasi didukung dengan penggunaan sistem jaringan berskala besar seperti misalnya WAN dan juga MAN. Hanya saja biaya pengadaan infrastruktur tersebut terbilang mahal.

Pemanfaatan media online terbilang praktis, informasi dapat diakses dalam bentuk audio, video juga teks di mana saja, kapan saja dengan sangat cepat. Hanya saja tidak semua informasi tersebut akurat.

Selain itu kerja dari media online sangat bergantung pada kuat-lemahnya signal. Meski begitu, media online terus mengalami perkembangan dan juga perbaikan dalam penyampaian informasi seiring dengan perkembangan teknologi.

Penutup

Dengan adanya ulasan di atas, dapat Kita simpulkan jika pengertian broadcast adalah proses penyiaran informasi secara masif. Hal ini bertujuan untuk mempersingkat waktu serta menjangkau area yang lebih luas. Ada banyak keunggulan yang diberikan, meskipun ada pula kekurangannya. Oleh sebab itu Kita harus bisa bersikap bijak dalam pemanfaatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *