8 Kelebihan dan Kekurangan Static Routing dalam Jaringan

1 min read

Pengertian static router

Kelebihan dan kekurangan static routing – Di era modern saat ini, kehadiran teknologi internet sangat mempermudah berbagai aktivitas manusia, nah didalam internet terdapat komponen hardware pendukung yang bernama router. Perangkat ini berfungsi untuk membagikan jaringan yang telah dikonfigurasi ke perangkat pengguna secara wireless atau kabel untuk terhubung ke internet.

Baca juga : kelebihan dan kekurangan DHCP server

Perlu anda ketahui, jaringan tersusun dari berbagai jenis komputer dan perangkat pintar yang mampu berkomunikasi dan saling terhubung. Koneksi didalam jaringan ini biasa disebut dengan network link. Tentunya dalam jaringan juga terdapat komputer yang menjadi client dan server sebagai pusat kendali jaringan tersebut.

Pengertian Static Routing

Static routing ialah metode atau protokol dalam jaringan yang berperan untuk mengatur rute dan mengelola proses lalu lintas antar jaringan yang berasal dari server. Proses routing ini dapat terjadi ketika router memproses suatu paket data dan memindahkannya ke router lainnya.

Dalam prosesnya, perangkat router akan menggunakan alamat IP untuk membagi paket data ke setiap perangkat yang terhubung untuk menghindari terjadinya konflik antar perangkat (collision).

Jenis-jenis Routing

Jika dilihat dari segi proses dan jenis routingnya, routing hanya terbagi menjadi dua bentuk yang berbeda. Diantaranya yaitu:

1. Static Routing

Static routing termasuk jenis routing yang berjalan secara manual, proses ini memerlukan bantuan administrator dan operator khusus yang bertugas untuk mengawasi serta menjalankan server dari router tersebut.

2. Dynamic Routing

Jenis proses routing yang selanjutnya yaitu dynamic routing. Sama seperti namanya, dynamic routing ialah proses routing yang bersifat dinamis yang dimana setiap perangkat router akan saling terhubung dan mampu berkomunikasi satu sama lain dalam mengatur rute yang akan dilalui secara otomatis.

Kelebihan dan Kekurangan Static Routing

Berikut dibawah ini beberapa kelebihan dan kekurangan dari proses static routing dalam jaringan komputer yang perlu anda ketahui, diantaranya yaitu:

Kelebihan Static Routing

  • Proses routing dapat diawasi dengan mudah.
  • Dapat mendeteksi error dan berbagai kesalahan dalam konfigurasi routing dengan cepat.
  • Tingkat keamanan yang lebih tinggi dibanding dynamic routing.
  • Proses manajemen routing yang dapat dilakukan dengan mudah oleh operator.

Kekurangan Static Routing

  • Sangat sulit diterapkan dalam jaringan skala besar.
  • Memerlukan operator dan administrator dengan keahlian khusus yang paham tentang jaringan komputer.
  • Proses pengeditan data pada table routing yang perlu diatur secara manual satu persatu.
  • Memiliki konfigurasi yang cukup rumit dibanding routing dinamis.

Penutup

Akhir kata, demikian pembahasan yang dapat saya bagikan mengenai beberapa keunggulan dan kelemahan static routing yang perlu anda ketahui. Saya harap penjelasan diatas tadi bisa bermanfaat dan dapat anda pahami dengan baik, cukup sekian dan seperti biasa terimakasih telah berkunjung di website masdzikry, sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Referensi =

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Static_routing/
  • https://dosenit.com/jaringan-komputer/teknologi-jaringan/kelemahan-dan-kelebihan-static-routing/
  • https://qwords.com/blog/perbedaan-routing-statis-dan-dinamis/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *