5 Contoh dan Fungsi Sistem Informasi bagi Perusahaan

2 min read

Fungsi sistem informasi

Dalam sebuah perusahaan, terdapat banyak sektor yang harus diatur secara maksimal. Banyaknya elemen yang ada di dalamnya, membuat pengelolaannya tidak bisa dilakukan manual. Sistem informasi dapat digunakan untuk berbagai hal, khususnya berkaitan dengan data dan keputusan penting. Beragam fungsi sistem informasi akan lebih meringankan pekerjaan.

Baca juga : fungsi handphone sebagai sarana bisnis

Jika diterapkan dengan baik, manfaat sistem informasi akan begitu dirasakan. Terlebih pada saat diterapkan di perusahaan yang besar yang memiliki SDM ratusan bahkan ribuan. Ada banyak fungsi sistem informasi dalam perusahaan, simak informasinya di bawah ini.

Contoh Sistem Informasi bagi Perusahaan

Berikut dibawah ini merupakan beberapa contoh sistem informasi bagi perusahaan masa kini yang perlu anda ketahui, diantaranya yaitu :

1. Enterprise Resource Planning (ERP)

Dari banyaknya sistem informasi manajemen yang tersedia, Enterprise Resource Planning (ERP) dianggap paling familiar. Pada umumnya, sistem ini berbentuk website maupun aplikasi desktop yang digunakan untuk mengelola perusahaan dengan sistem yang saling terintegrasi. Sistem ini memiliki fitur yang kompleks meliputi SDM, keuangan, manufaktur hingga operasional harian. ERP dapat digunakan secara maksimal baik untuk perusahaan besar maupun kecil.

2. Decision Support System (DSS)

Sistem DSS akan membantu untuk menemukan solusi dari tiap masalah yang terjadi. Dengan sistem informasi ini, perusahaan akan lebih menghemat waktu dalam upaya untuk memecahkan masalah, khususnya untuk masalah yang tidak terstruktur. Dengan adanya solusi yang cepat dan tepat, masalah dapat segera teratasi. Sistem juga dapat memberikan alternatif pengambilan keputusan agar menemukan yang paling sesuai.

3. Transaction Processing System (TPS)

Untuk urusan transaksi dalam sebuah perusahaan, sistem informasi ini akan sangat membantu. Transaksi yang dimaksud seperti penjualan, pembelian, retur ataupun perubahan pengadaan bahan baku. Penggunaan sistem TPS ini akan lebih memudahkan untuk mengatur transaksi dalam jumlah besar dan berlangsung secara rutin.

Dengan menggunakan sistem, perusahaan juga dapat mengurangi penggunaan kertas untuk pendataan.Dengan menggunakan sistem, perusahaan juga dapat mengurangi penggunaan kertas untuk pendataan. Ini merupakan tujuan sistem informasi manajemen yang begitu penting.

4. Information Reporting Systems (IRS)

Information Reporting Systems berkaitan dengan laporan yang dapat digunakan untuk menentukan keputusan. Melalui sistem ini, perusahaan akan lebih mudah menentukan keputusan harian sesuai data yang ada. Ini menjadi salah satu fungsi sistem informasi yang begitu penting.

Pengelola dapat menampilkan data berdasarkan periodik, permintaan atau yang lainnya. Nantinya, perusahaan dapat merancang strategi yang sesuai, agar bisa bersaing di pasar dengan kompetitor.

5. Supply Chain Management (SCM)

Dalam sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi barang sangat membutuhkan sistem informasi ini. Supply Chain Management memiliki fungsi untuk melakukan manajemen terhadap penyedia bahan baku, produksi sampai dengan distribusi ke retail. Sistem yang saling terintegrasi ini akan menekan biaya operasional perusahaan nantinya.

Fungsi Sistem Informasi bagi Perusahaan

Dalam perusahaan, sistem informasi bermanfaat untuk beberapa sektor perusahaan. Berikut dibawah ini beberapa fungsi sistem informasi menurut jenisnya, diantaranya yaitu :

1. Sistem Informasi Akuntansi

Sistem informasi dapat diterapkan pada akuntansi akan membantu untuk memudahkan dalam mengelola keuangan. Contoh sistem informasi yang dimaksud berkaitan dengan ketersediaan data kesehatan keuangan perusahaan ataupun keuntungan dan kerugian. Fungsi sistem informasi ini dapat memberikan sejumlah data yang akurat secara otomatis sesuai ketersediaan data di dalam sistem.

2. Sistem Informasi Manajemen SDM

Fungsi sistem informasi manajemen SDM berkaitan dengan data karyawan, penggajian maupun recruitment. Dengan adanya sistem ini, Human Resources akan lebih mudah dalam mengontrol karyawan yang ada. Tujuan sistem informasi ini yakni untuk menyediakan data yang valid mengenai karyawan. Selain itu juga dapat digunakan untuk mengetahui performa dari karyawan yang bekerja untuk bahan evaluasi.

3. Sistem Informasi Manufaktur

Untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi barang, sistem informasi penting untuk dimiliki. Fungsi sistem informasi akan begitu dirasakan untuk mengelola produksi dan manajemen barang agar lebih tertata dan terdata. Dengan adanya sistem ini, perusahaan bisa mengetahui jumlah produksi harian, produk yang gagal, ketersediaan bahan baku dan lain sebagainya.

4. Sistem Informasi Pemasaran

Perusahaan harus memiliki sistem informasi pemasaran yang terintegrasi dengan berbagai sektor agar lebih maksimal. Dengan fungsi sistem informasi ini diharapkan dapat memberikan informasi untuk mengetahui barang apa saja yang sedang diminati.  Ini akan sangat membantu untuk melakukan pemasaran dalam kuantitas yang banyak untuk jenis barang yang beragam.

5. Sistem Informasi Eksekutif

Sistem informasi ini difungsikan untuk memudahkan hubungan antara pemegang jabatan eksekutif dalam sebuah perusahaan. Dengan adanya sistem ini, komunikasi antara manajer, pimpinan maupun pemegang saham akan lebih mudah. Selain itu juga bisa digunakan untuk menjalin komunikasi dengan pihak luar, perpajakan, dan lain sebagainya.

Penutup

Itulah beberapa contoh dan fungsi sistem informasi yang penting untuk dimiliki perusahaan. Saat ini, penggunaan sistem informasi memang penting, terlebih untuk perusahaan besar yang mulai go internasional. Ataupun perusahaan kecil yang ingin lebih cepat dalam berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *