Memahami 4 Fungsi Firewall beserta Cara Kerjanya

2 min read

Fungsi firewall

Saat ini hampir setiap orang menggunakan internet untuk melakukan aktivitasnya, bahkan internet sendiri sulit dipisahkan dari kehidupan manusia. Anda bisa mengakses apapun melalui internet, namun Anda juga perlu melindungi internet karena ada banyak data di dalamnya, hal tersebutlah yang menjadi fungsi firewall. Dengan begitu, data dalam komputer maupun server web yang terhubung tidak bisa diakses siapapun.

Baca juga : fungsi nfc bagi pengguna smartphone

Pengertian Firewall sendiri merupakan sistem yang dapat melindungi komputer maupun perangkat yang Anda gunakan untuk mengakses internet dari ancaman atau virus. Apabila terjadi dugaan pencurian pada data atau informasi pribadi Anda, maka secara otomatis firewall akan memblokirnya. Firewall yang digunakan untuk jaringan komputer sendiri bisa dilakukan melalui hardware, software ataupun sistem dalam komputer.

Fungsi Firewall

Apabila Anda memiliki sistem perlindungan firewall pada komputer, maka aktivitas masuk atau keluar komputer akan diatur dan dipantau oleh sistem tersebut. Data bagus yang masuk kedalam komputer Anda kemungkinan akan masuk dan data buruk yang masuk akan diblokir. Adapun Berikut ini merupakan beberapa fungsi firewall secara umum yang perlu anda ketahui, di antaranya yaitu:

1. Melindungi Komputer dari Akses Jarak Jauh

Seseorang dapat mengakses atau mengambil data dan informasi penting dalam perangkat Anda dari jarak jauh, hal tersebut tentu sangat mengkhawatirkan. Namun fungsi firewall membantu Anda untuk berkonfigurasi benar serta mematikan akses desktop jarak jauh. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir akan hacker yang mengambil alih komputer.

2. Mencatat Aktivitas Pengguna

Fungsi firewall selanjutnya yaitu untuk mencatat aktivitas pengguna komputer dalam mengakses sebuah data sebagai dokumentasi atau log files. Dengan begitu, sistem ini bisa melakukan otentifikasi pada akses ke jaringan. Catatan tersebut menjadi pengembangan sistem keamanan pada komputer Anda.

3. Sebagai Pos Keamanan Jaringan

Sistem firewall dapat dijadikan pos keamanan jaringan komputer guna mengontrol lalu lintas data ketika Anda sedang membuka jaringan privat yang dilindungi. Artinya, berbagai lalu lintas yang masuk dan keluar jaringan harus melalui pemeriksaan oleh firewall. Nantinya sistem tersebut yang akan menyaring, membatasi atau menolak. Bukan hanya itu, firewall juga dapat memodifikasi paket data yang masuk, serta menyembunyikan alamat IP.

4. Mencegah Informasi Bocor

Kecanggihan teknologi memudahkan orang melakukan kejahatan dengan membocorkan informasi atau data penting, namun Anda bisa mencegah hal tersebut terjadi pada perangkat Anda dengan firewall. Pasalnya fungsi firewall dapat menjaga informasi yang berharga dengan mencegah pengguna untuk mengirim file berharga yang sifatnya rahasia atau konfidensial pada orang lain. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir kebocoran informasi.

Cara Kerja Firewall Komputer

Setelah mengetahui berbagai fungsi firewall untuk melindungi komputer, Anda juga perlu mengetahui cara kerja firewall. Pasalnya terdapat tiga metode yang digunakan oleh sistem ini untuk mengontrol lalu lintas data yang mengalir masuk serta keluar jaringan. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasannya berikut ini

1. Penyaringan Paket

Beberapa paket atau potongan kecil data akan dianalisis melalui satu set filter. Sistem ini ini akan menyaring data yang yang baik dan buruk, di mana paket yang lolos penyaringan ini akan masuk ke dalam sistem yang diminta, sedangkan paket yang tidak lolos akan dibuang. Dengan begitu, firewall akan memastikan bahwa tidak ada data yang buruk untuk merusak jaringan Anda.

2. Layanan Proxy

Layanan proxy merupakan metode yang dilakukan oleh firewall untuk mengambil informasi dari internet lalu dikirimkan ke sistem yang diminta, begitupun sebaliknya. Secara otomatis, firewall akan memilah informasi yang baik agar tidak merusak komputer Anda.

3. Inspeksi Stateful

Inspeksi Stateful merupakan metode baru dan berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya dilakukan pemeriksaan konten setiap paket, namun metode ini bekerja dengan membandingkan bagian kunci tertentu dari paket database informasi yang terpercaya.

Kemudian firewall akan mengeluarkan informasi yang ada di dalamnya lalu dimonitor, guna menentukan karakteristik yang lebih spesifik. Lalu informasi yang masuk nantinya akan dibandingkan dengan karakteristik tersebut.

Apabila hasil dari perbandingan tersebut memiliki kecocokan, maka informasi tersebut akan masuk. Namun jika tidak, informasi tersebut akan dibuang dan tidak disimpan.

Penutup

Itulah beberapa hal mengenai fungsi firewall beserta cara kerjanya yang bisa Anda ketahui. Dengan menggunakan sistem ini, Anda tidak perlu khawatir terjadinya kebocoran data atau informasi. Cukup sekian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *