5 Fungsi Defragment Hardisk Pada Komputer

2 min read

Fungsi defragment

Secara umum, defragment hardisk memiliki fungsi untuk mempercepat proses pencarian sebuah file dan data yang tersimpan di penyimpanan komputer. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas lebih lanjut mengenai pengertian dan beberapa fungsi defragment hardisk pada sistem operasi komputer yang perlu diketahui, langsung saja simak pembahasan lengkapnya dibawah ini.

Pengertian Defragment

Defragment ialah suatu metode yang bertujuan untuk mengatasi fragmentasi internal pada berbagai file yang tersimpan di komponen hardisk. Dalam hal ini, fragmentasi internal dapat terjadi apabila file atau berkas yang tersimpan tidak saling tersusun secara berdekatan pada penyimpanan fisik hardisk komputer.

Kata defragment ini bersumber dari kata fragment yang bermakna pecahan atau bentuk bagian yang terpisah. Sedangkan kata de dalam kalimat defragment berarti mengurangi, sehingga jika digabung kalimat ini bermakna mengurangi fragment yang merupakan suatu proses dalam menata kembali susunan fragment atau bagian yang terpisah di penyimpanan fisik hardisk.

Fungsi Defragment Hardisk

  1. Mempercepat proses pencarian file.
  2. Memeriksa kerusakan sector pada komponen hardisk.
  3. Mengoptimalkan ruang penyimpanan hardisk.
  4. Memperpanjang umur hardisk.
  5. Meringankan kinerja perangkat laptop atau komputer.

Mengapa Fragmentasi Dapat Terjadi?

Umumnya, fragmentasi dapat terjadi pada komputer anda saat file system hardisk yang dijalankan oleh operasi sistem komputer tidak mampu untuk mengelola dan mengatur ruang kosong dalam menyimpan data di satu fragment hardisk. Contoh file systemnya yaitu FAT, NTFS, FAT32, EX4, EX3, EX2, EXT dan sebagainya.

Dalam hal ini, fragment memiliki fungsi yang berbeda dengan partisi hardisk. Partisi ialah metode untuk membagi penyimpanan hardisk dalam tempat yang terpisah, sedangkan fragment ialah ruang dalam file system hardisk. Sehingga walaupun pengguna menyimpan file pada partisi yang sama, belum tentu file tersebut tersimpan dalam ruang fragmentasi yang sama.

Baca juga : fungsi ram pada komputer

Simpelnya, anggap saja partisi hardisk ialah bentuk ruangan atau kamar kosong yang didalamnya terdapat berbagai tempat lemari untuk menyimpan barang yang saya asumsikan sebagai fragment.

Nah lemari tadi sebut saja masing-masing memiliki ukuran sebesar 70cm x 70cm dan digunakan untuk menyimpan barang sebesar 140cm x 140cm, pastinya anda akan membaginya menjadi bentuk dua potong dari benda tersebut serta menaruhnya ke dua lemari yang berbeda di tempat berdekatan.

Kenapa Fragmentasi Diperlukan?

Pertanyaan ini masih sama dengan hal mengenai asumsi di atas tadi yaitu kenapa didalam kamar atau ruangan kosong tersebut harus untuk mempunyai sebuah lemari?. Dalam hal ini bayangkan apabila anda menaruh banyak barang dengan ukuran berbeda-beda tanpa pembatas atau pemisah, seperti kardus, laci, lemari, rak, loker dan pembatas lainnya.

Mungkin akan lebih mempermudah anda dalam menaruh dan menyimpan berbagai barang, akan tetapi ketika hendak mencari barangnya, belum pasti akan semudah seperti mencarinya, karena kemungkinan barang yang dicari yang memiliki ukuran kecil dapat terselip dan perlu waktu yang lama untuk mencarinya.

Baca juga : fungsi power supply pada komputer

Dan bisa saja anda harus membongkar barang-barang lainnya yang tidak sama dengan barang yang dicari. Sehingga memerlukan dan memakan waktu yang cukup lama. Pastinya anda akan lebih mudah dan cepat dalam mencari barang yang telah terpisah dengan batas-batas tertentu seperti lemari, loker, dan sebagainya.

Hal ini juga sama dengan hardisk dalam mencari sebuah file, proses pencarian yang dilakukan oleh hardisk membutuhkan waktu yang cukup lama apabila tidak adanya proses fragmentasi, sehingga dengan adanya proses fragmentasi akan mempercepat proses mencari file yang diperlukan pengguna.

Seperti contoh file data sebesar 200mb yang disimpan pada sistem hardisk dipisah kedalam fragment 20mb. Nah ketika mencari sebuah file tentunya hardisk akan melakukan proses pencarian yang lebih cepat karena proses pembacaan hanya sebesar 20mb. Hal ini akan berbeda apabila langsung membaca file sebesar 200 mb per proses yang memerlukan waktu lama. Sehingga, fragment memberikan hasil yang lebih cepat dibanding tanpa adanya fragment.

Ketika file data yang pengguna cari terdapat di satu fragment hardisk, maka system akan melihat keadaan utuh atau tidaknya file tersebut. Apabila keadaan file yang ditemukan tidak utuh, maka system langsung mencari setiap pecahan file tersebut di fragment yang lainnya hingga file dapat ditemukan dengan utuh.

Cara Melakukan Defragmentasi

Untuk melakukannya, anda bisa menggunakan program tambahan bernama iobit smart defrag. Menurut saya program tersebut memiliki fitur dan performa yang sangat bagus untuk anda gunakan, selain itu program ini dapat digunakan secara gratis.

Informasi Tambahan

Proses defragmentasi lebih bagus anda jalankan secara rutin, sebulan sekali, seminggu sekali ataupun dua bulan sekali. Hal ini diperlukan karena untuk mengoptimalkan kinerja komputer anda, terlebih lagi apabila anda banyak melakukan perubahan file dalam jumlah yang besar.

Penutup

Akhir kata, demikianlah pembahasan singkat mengenai pengertian dan fungsi defragment hardisk pada komputer yang perlu anda ketahui. Cukup sekian yang dapat saya sampaikan dan seperti biasa terimakasih telah berkunjung di website masdzikry, sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *