Nur Alam Hanya manusia biasa bernama lengkap Moch Dzikry Nur Alam yang menyukai berbagai informasi seputar dunia teknologi dan komputer modern.

Mengenal 4 Formula Copywriting pada Bidang Periklanan

2 min read

Formula Copywriting

Pada sebuah iklan dibutuhkan komponen sebagai penunjang agar menjadi penawaran dengan naskah terbaik untuk menarik audience membeli, mengkonsumsi, dan memakai produk yang diiklankan. Seorang copywriter membutuhkan formula copywriting guna membuat visi diatas berhasil.

Baca juga : mengenal perbedaan indihome dan wifi id

Kabarnya untuk menjadi seorang expert copywriter, pasti mengetahui tentang formula-formula pembentuk copywritingnya. Pada dasarnya ada sekitar 30 lebih formula dalam dunia perindustrian periklanan, dan biasanya beberapa yang akan diterapkan. Copywriting sendiri berbentuk kalimat.

Formula Copywriting

Jika Anda amati pada sebuah iklan, pasti selalu ada kalimat-kalimat ajakan, penjelasan singkat tentang produk hingga pembukaan. Itulah yang disebut sebagai copywriting dibuat oleh seorang copywriter dari sebuah perusahaan periklanan, dan berikut ini beberapa formula yang sering digunakan pada prosesnya.

1. Formula AIDA

Mempunyai kepanjangan Attention Interest Desire Action (AIDA), dari perkataan St. Elmo Lewis tahun 1990,  “misi sebuah iklan adalah menarik (attract) pembacanya, membangkitkan ketertarikan (interest) dan yakin (convience)”. Memiliki pola sama dengan Fred Macey, iklan yang sukses harus mendapatkan :

  • Perhatian (Attention)
  • Peningkatan minat atau ketertarikan (Interest)
  • Gairah keinginan untuk membeli sebuah produk (Desire to buy)
  • Setelah adanya gairah keinginan membeli, pada akhirnya akan tercipta sebuah pengambilan keputusan (Decision)

Dari St. Elmo Lewis dan Fred Macey formula AIDA tersebut terbentuk agar menghasilkan sebuah karya iklan dengan copywriting yang sempurna. Menarik atau tidaknya tergantung pada perusahaan iklannya, karena kreativitas seseorang tidak dapat dijamin, berbeda dengan kepintaran terukur oleh sebuah nilai.

2. Formula BAB

Seorang internet marketer Ryan Deiss berpendapat bahwa, “marketing yang bagus itu, menjelaskan dar kondisi sebelum menuju keadaan sesudah secara sederhana”.

Baca juga : kelebihan dan kekurangan press release nasional

Dari pendapat itulah formula BAB ini terbukti dibutuhkan dalam proses pembuatan copywriting sebuah iklan. Berikut sedikit penjelasannya.

  • B (Before) : Menjelaskan tentang kondisi prospek sekarang, dari apa saja masalah yang sedang dialami target marketingnya. Selain itu, bagaimana situasi, masalah hingga keadaan sebelum menggunakan produknya. Contohnya : Setelah berusaha tetap belum mendapat kulit glowing?
  • A (After) : Memberikan penjelasan tentang perubahan yang nantinya akan didapat berdasarkan prospek setelah penggunaan produk atau jasanya. Contoh : Ada solusi sederhana dengan Masker Peel off Gelatin, dalam kurun waktu kurang dari sebulan pemakaian rutin seminggu 2 kali, wajah akan terlihat cerah glowing.
  • B (Bridge) : Memberikan semacam testimoni , apa yang Anda lakukan dengan detail untuk merubah dari kondisi before menuju ke after. Contohnya : Kami akan menunjukkan cara pemakaiannya dan beberapa hasil dari konsumen lain. Dapat diakses pada sosial media dan e-commerce.

Inti dari formula BAB adalah ketika Anda membuat copywriting, sebisa mungkin mencari tentang masalah kondisi sekarang, tawarkan solusi yang dimiliki dan tunjukkan bagaimana caranya. Tentu saja semua itu didasarkan pada konsep iklan masing-masing sesuai dengan produknya. Teknik ini sering berhasil.

3. Formula FAB

Menciptakan sebuah copywriting untuk iklan kadang sulit, tetapi untuk copywriter expert akan lebih mudah. Kebanyakan orang berfikir bahwa membuat iklan harus memberikan detail kelebihan produk secara lengkap, namun jatuhnya berlebihan. Oleh karena itulah formula FAB digunakan, berikut penjelasannya.

  • F (Feature) : Spesifikasi dari sebuah produk. Contohnya adalah Halo Pecandu Glowing! Dengan menggunakan masker peel off gelatin, Anda akan mendapatkan 10 manfaat hingga perubahan kulit menjadi lebih terawat dalam sebulan pemakaian rutin
  • A (Advantage) : Keunggulan dari fitur tersebut. Contohnya adalah Dengan memanfaatkan masker peel off, kulit Anda akan semakin bersih karena terbuat dari 100% bahan alami. Bahan tersebut sudah teruji secara klinis di seluruh dunia
  • B (Benefit) : Manfaat yang didapatkan. Contohnya, tentu saja dengan penampilan glowing, akan lebih menarik jika dilihat orang lain sehingga rasa percaya diri semakin meningkat.

Catatan, pada setiap peralihan dari Feature ke Advantage lalu Benefit selalu memberikan pertanyaan, memang kenapa? Hal tersebut agar target marketingnya paham secara detail maksud dari kalimat-kalimat iklan yang dibuat. Selain itu, berfungsi untuk meyakinkan tanpa perlu memberi pertanyaan.

4. Formula PAS

Formula keempat ini mempunyai tujuan to the point dengan menyindir keras melalui kalimat marketing, meskipun akhirnya terkesan hard selling tetapi memang seperti itu kenyataannya. Kepanjangan dari Problem Agitate Solve, dengan penjelasan sederhana sebagai berikut.

  • P (Problem) : Menabrakkan kalimat menggunakan masalah yang sedang dialami target marketing
  • A (Agitate) : Menciptakan sebuah kalimat yang membuat target marketing semakin gelisah dengan masalahnya. Bisa dibilang provokasi secara halus agar masalah tersebut terdengar menakutkan dan membesar
  • S (Solve) : Menawarkan solusi dengan kesan mengajak

Inti dari formula PAS ini adalah memprovokasi target marketing dengan masalah yang berkaitan pada produk, sehingga terdengar tadinya baik-baik saja bisa semakin membesar.

Penutup

Pada dasarnya, masih ada banyak sekali formula copywriting yang memang sangat berguna bagi copywriter pemula. Tetapi mempelajari empat formula dasar di atas cukup membantu awal-awal pembentukan kalimat.

Baca juga : cara mengganti mac address komputer

Akhir kata, demikianlah pembahasan singkat seputar ilmu copywriting dasar pada periklanan yang bisa Anda pelajari dengan mudah. Semoga bermanfaat ya, terimakasih telah berkunjung.

Nur Alam Hanya manusia biasa bernama lengkap Moch Dzikry Nur Alam yang menyukai berbagai informasi seputar dunia teknologi dan komputer modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.