Arsitektur Komputer: Pengertian, Jenis dan Klasifikasinya

3 min read

Arsitektur komputer

Salah satu perangkat PC berupa arsitektur komputer ini, memang sudah banyak digunakan oleh orang-orang untuk berbagai keperluan. Awalnya hanya berguna bagi pekerja yang bergerak di bidang perhitungan saja namun kini telah merambah ke beragam kepentingan teknologi. Walaupun untuk pemula memang belum cukup paham dengan bahasan tersebut.

Pengertian Arsitektur Komputer

Arsitektur komputer adalah sebuah konsep mengenai perencanaan dan struktur operasi dasar dari sebuah perangkat. Saat ini banyak perangkat PC menggunakan sistem dari John Von Neumann di tahun 1903 sampai 1967.

Baca juga : kelebihan dan kekurangan komputer bagi pengguna

Definisi lain dari arsitektur ini menyebutkan bahwa, istilah tersebut merupakan suatu seni dan ilmu yang mempelajari mengenai cara merancang antara berbagai jenis komponen perangkat keras. Tujuannya agar memperoleh satu kesatuan komputer secara lengkap dalam memenuhi berbagai keperluan.

Sementara dalam teknik komputer sendiri, pengertian dari istilah ini mengartikan bahwa suatu ilmu yang memiliki tujuan untuk merancang suatu sistem. Arsitektur ini dibagi menjadi empat bagian utama yakni Arithmetic Logic Unit, memory, control unit dan juga input dan output.

Jenis-jenis Arsitektur Komputer

Jenis Jenis Arsitektur Komputer

Perlu Anda ketahui bahwa arsitektur komputer ini tidak hanya terdiri dari satu jenis saja, melainkan ada beberapa tipe lainnya yang ada digunakan di dunia ini mulai komputer MISD, MIMD, SISD dan SIMD.  Berikut ulasannya:

1. Komputer MISD

MISD adalah kependekan dari Multiple Instruction Single Data yang merupakan salah satu jenis arsitektur komputer dimana fungsinya akan berfokus pada pengolahan data. Perangkat ini berfungsi dalam melakukan eksekusi berbagai macam file ataupun dokumen dengan processor berbeda-beda.

Komputer jenis ini tidak memiliki banyak perbedaan dari komputer SISD jika dilihat dari segi strukturnya. Hanya saja mempunyai salah satu pembeda paling utama yaitu dapat digunakan dengan prosesor dalam banyak jenis sehingga Anda bisa menggunakannya lebih dari satu unit.

2. Komputer SISD

Sudah disinggung sebelumnya bahwa komputer SISD memang tidak terlihat berbeda jauh dari komputer MISD. Jenis yang kedua ini merupakan hasil buatan dari Von Neumann. Memiliki ciri khasnya yaitu hanya bisa digunakan dengan satu unit processor saja.

SISD sendiri merupakan kependekan dari Single Instruction Single. Kepanjangan ini memang menunjukkan bahwa selama pengoperasian hanya menggunakan satu unit processor saja. Komputer ini bekerja menggunakan skema logika dan aritmatika sehingga diproses melalui satu perhitungan.

3. Komputer MIMD

MIMD merupakan singkatan dari Multiple Instruction Multiple Data. Jenis ini adalah komputer yang mempunyai beberapa processor sekaligus dan bisa diatur secara sistem paralel melalui suatu unit pengontrol.

Penggunaan processor yang lebih dari satu bisa membuat pengoperasian dari komputer MIMD ini dapat tetap dijalankan meskipun menerima banyak perintah. Jenis ini mampu menjalankan aplikasi dengan kinerja tinggi sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan komputasi cukup kompleks.

4. Komputer SIMD

SIMD adalah Single Instruction Multiple Data dimana komputer ini dibuat secara paralel. Jadi pengguna dapat mengoperasikannya dengan menggunakan banyak prosesor meskipun hanya melalui satu kendali saja. contohnya yaitu ILC, DRAY-1 dan Star-100.

Processor yang menggunakan jenis ini memiliki dua kelebihan yaitu data langsung bisa dipahami meski diterima secara terpisah dan melakukan operasi pada banyak titik sekaligus. Awalnya SIMD ini dipopulerkan pada supercomputer berskala besar walau kini sudah ditemukan dalam komputer pribadi.

Klasifikasi Arsitektur Komputer Von Neumann

Arsitektur dari Von Neumann menjadi yang paling banyak digunakan oleh para pengguna komputer hingga saat ini. Penemunya adalah seorang ahli di bidang Matematika bernama John Von Neumann (1903 – 1957).

Beberapa karakteristik yang disampaikan oleh Von Neumann adalah pertama yaitu terdiri dari banyak komponen seperti memori utama sebagai penyimpan perintah dan instruksi, perangkat V/O untuk interaksi oleh lingkungan luar dan Arithmetic Logic unit menjadi pengolah data.

Karakteristik lainnya yaitu menjadi penghubung antara banyak komponen dalam satu mesin Von Neumann. Komputer ini mampu menjalankan instruksi secara berurutan dan sangat pas. Program yang sudah disimpan di dalamnya akan menyimpan perintah di dalam memori elektronik.

Faktor Perencanaan Arsitektur Komputer

Dalam menyusun suatu arsitektur komputer yang canggih dan handal, Anda perlu mengetahui apa saja faktor dari perencanaannya. Hal ini menjadi sangat penting untuk diketahui agar meminimalkan terjadinya kesalahan pada saat membuatnya. Berikut beberapa penjelasannya:

1. Tujuan Penggunaan

Setiap penyusunan arsitektur komputer akan menyesuaikan apa manfaat utama yang ingin anda peroleh. Setidaknya ada empat poin yakni mulai dari compatible, malleability, applicability dan expandability. Hal ini menjadi tingkat kesulitan tersendiri ketika sedang menyusunnya.

Compatible artinya penyusunan arsitektur komputer diharapkan bisa sesuai dengan tujuan dari penggunaannya. Sementara untuk expandability memiliki arti dapat diperluas sehingga mampu memudahkan pengguna jika ingin menambahkan perangkat ataupun user lainnya.

2. Kinerja Sistem

Bagus tidaknya kinerja sistem akan diukur dari pemilihan beberapa program yang dijadikan standarnya. Misalnya yakni MIPS (Million Instruction per Second). VUP (VAZ Unit of Performance) dan juga MFLOP (Million Floating Point per Second).

Sementara untuk kinerja bagi input output system bisa diukur dari penggunaan operasi input output setiap detiknya dan sistem pengoperasian bandwith. Ukuran bagi memori komputer dapat ditentukan dari beberapa faktor seperti memory bandwidth, kapasitas penyimpanan dan juga waktu akses memori.

3. Biaya Sistem

Biaya menjadi faktor paling utama dari seluruh sistem instalasi. Beberapa hal yang dapat diukur karena bisa mengeluarkan uang adalah konsumsi daya listrik, kemudahan dalam perawatan jangka panjang, reliabilitas komputer, berat hardware, tampilan antarmuka dari perangkat lunak dan kekebalannya.

Misalnya saja jika daya yang dibutuhkan cukup tinggi tentunya berpengaruh besar terhadap konsumsi penggunaan listrik oleh arsitektur komputer.  Begitupun dengan kemudahan dalam perawatan jangka panjang dimana biaya perbaikan tentu mudah sekali dikeluarkan apabila perangkat tidak tahan lama.

Kualitas Arsitektur Komputer

Kualitas arsitektur komputer dapat dinilai dari beberapa faktor. Salah satunya yaitu generalisasi yakni perguruan akan jumlah jangkauan aplikasi yang bisa dijangkau sesuai dengan sistem operasinya. Khususnya terhadap software bisnis dengan banyaknya angka desimal dan perhitungan kompleks.

Selanjutnya ada faktor efisiensi yaitu jumlah rata-rata hardware yang bisa diaplikasikan oleh komputer dalam satu waktu bersamaan. Sifat ini cenderung sederhana dan relatif. Artinya yakni merancang sebuah sistem memang sangat sulit sehingga kebanyakan dari perangkat harus memiliki CPU.

Kemudahan bagi pengguna menjadi ukuran penting untuk mengetahui kualitasnya. Umumnya hal ini dirasakan oleh para programmer yang sedang membuat atau mengembangkan sebuah aplikasi. Ada juga indikator berupa daya tempa yaitu faktor bagi perancang untuk mengimplementasikan secara luas.

Penutup

Itulah tadi penjelasan lengkap dari saya mengenai arsitektur komputer mulai dari pengertian, jenis-jenis, klasifikasi, kualitas hingga berbagai faktor yang mempengaruhinya. Sistem instalasi memang memerlukan banyak perangkat dan keahlian teknisi sehingga dikatakan sangat sulit dan rumit bagi sebagian orang, sekian dari saya dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *