9 Tanggung Jawab dan Tugas Operator Produksi Pabrik

2 min read

Tugas operator produksi

Bekerja di sebuah pabrik saat ini menjadi pilihan dari banyak masyarakat Indonesia. Ada banyak sekali lowongan pekerjaan yang bisa dilamar, salah satu posisi yang sering dibutuhkan adalah sebagai operator produksi. Jika saat ini sedang ada lowongan pekerjaan dengan posisi tersebut maka Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa sebenarnya tugas operator produksi.

Baca juga : tugas pokok dan fungsi operator sekolah

Sebelum membahas lebih jauh mengenai tugas dari operator industri, perlu untuk Anda ketahui terlebih dahulu mengenai pengertiannya. Pengertian dari operator produksi adalah sebuah pekerjaan di mana pekerja bertugas untuk mengoperasikan mesin industri sesuai dengan perintah atau instruksi perusahaan.

Tentu tidak mudah untuk mengoperasikan mesin. Dibutuhkan keahlian dan latihan yang serius agar mahir mengoperasikan mesin yang besar. Bagian mesin tersebut digunakan untuk mengolah bahan baku yang kemudian dijadikan sebagai produk yang siap dipasarkan.

Tugas Operator Produksi

Seorang operator produksi perlu melakukan latihan khusus sebelum dipercaya untuk mengoperasikan mesin. Apabila sudah mampu mengontrol mesin dengan baik untuk selanjutnya bisa terjun ke lapangan kerja yang sesungguhnya.

Seseorang harus mengontrol mesin agar mampu memproses bahan baku sehingga menjadi produk yang ditargetkan. Selain itu, operator mesin juga perlu memastikan keselamatan kerja dan kedisiplinan. Keamanan menjadi hal yang harus selalu dijaga karena kelalaian dapat menyebabkan resiko yang besar. Secara lebih rinci, berikut ini adalah tugas pokok operator produksi:

1. Menjalankan Mesin Produksi

Tugas dari seorang operator produksi yang pertama adalah menjalankan mesin yang ada dalam pabrik. Mesin-mesin tersebut harus dikontrol dengan baik agar dapat mengolah bahan baku hingga menghasilkan produk yang diinginkan.

Meskipun mesin dapat bekerja secara otomatis namun operator tetap memiliki peran yang penting. Banyak dari mesin pabrik yang harus dikontrol secara penuh agar dapat bekerja dengan baik.

Posisi ini sangatlah penting dalam sebuah industri. Seorang operator mesin harus mampu mengendalikan mesin mulai dari awal menyalakan hingga mematikan mesin. Sebuah mesin yang ada dalam industri tentu harus dinyalakan terlebih dahulu agar dapat bekerja.

Selanjutnya perlu dilakukan pengaturan program agar mesin dapat bekerja sesuai dengan tahapan yang seharusnya. Petugas operator mesin juga harus selalu memantau kondisi dari mesin. Selanjutnya juga perlu mempersiapkan bahan-bahan yang akan diproses dengan mesin tersebut.

2. Menyiapkan Laporan

Tugas operator produksi berikutnya selain mengoperasikan mesin juga terkadang harus mempersiapkan laporan kerja. Laporan kerja biasanya berisi tentang rangkuman aktivitas industri, masalah yang terjadi dalam produksi, mencatat hasil produksi dan lain sebagainya.

Tugas ini diberikan kepada operator produksi karena hanya merekalah yang mengetahui secara pasti tentang hal-hal tersebut. Pembuatan laporan dilakukan sesuai dengan perintah perusahaan.

3. Memastikan Kebersihan Tempat Kerja

Kedisiplinan merupakan tanggung jawab bagi setiap pekerja industri termasuk juga para operator produksi. Tugas operator produksi berikutnya yaitu berusaha untuk menciptakan tempat kerja yang selalu bersih dan sehat.

Lingkungan kerja harus selalu dalam kondisi rapi dan bebas dari sampah. Apabila lingkungan kerja kotor dan tidak rapi dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja atau bahkan merusak mesin serta bahan baku produksi. Setiap sebelum dan sesudah menyelesaikan produksi menggunakan mesin, operator produksi perlu untuk membersihkan kotoran dan sampah yang ada.

4. Melakukan Briefing

Sebelum mulai melakukan pekerjaan dan setelah selesai bekerja, tugas operator produksi adalah melakukan briefing. Tujuan briefing yang dilakukan setiap hari adalah untuk menyampaikan informasi kepada setiap pekerja lain agar dapat mencapai hasil produksi sesuai target.

Selain itu juga membantu untuk memberikan informasi mengenai masalah-masalah yang harus diselesaikan. Dalam pertemuan seperti ini tentu akan lebih mudah disampaikan berbagai macam informasi penting terkait dengan produksi.

Tanggung Jawab Operator Produksi

Setelah mengetahui tentang beberapa tugas operator produksi, selanjutnya Anda juga perlu mengetahui tentang tanggung jawab dari operator produksi.

  1. Seorang operator produksi bertanggung jawab untuk memastikan kualitas dari produk yang dihasilkan.
  2. Mampu berusaha untuk mencapai target produksi yang ditentukan.
  3. Seorang operator produksi juga harus menjaga dan meningkatkan kualitas produk hingga proses berikutnya.
  4. Berusaha untuk memperkecil kemungkinan adanya produk rusak. Produk yang rusak sangat merugikan bagi perusahaan dan hal ini harus diminimalisir sebaik mungkin.
  5. Harus mampu berkomunikasi dengan baik kepada atasan atau bahkan dengan rekan kerja. Dalam bekerja tentu diperlukan komunikasi yang baik agar semuanya berjalan dengan lancar.

Tugas operator produksi dan juga tanggung jawabnya penting untuk selalu dijaga dengan baik saat bekerja. Seorang operator produksi memiliki tugas yang sangat besar yang berpengaruh terhadap hasil dari pemrosesan bahan baku hingga menjadi produk yang layak jual.

Penutup

Setelah Anda mengetahui tentang tugas dan tanggung jawab dari operator produksi, maka selanjutnya anda bisa mempersiapkan diri apabila ingin melamar pekerjaan. Semoga informasi di atas bisa anda pahami dengan baik dan menjadi referensi yang bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *