Pengertian Sinyal: Fungsi, Jenis-jenis dan Karakteristiknya

2 min read

Pengertian sinyal

Bertemu lagi dengan saya, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai apa itu sinyal, mulai dari pengertian sinyal hingga klasifikasi signal yang perlu anda ketahui, seperti apa pembahasannya? simak lebih lanjut dibawah ini.

Pengertian Sinyal

Sinyal adalah sebuah data atau informasi yang sudah mengalami beberapa proses sedemikian rupa hingga akhirnya menjadi sebuah informasi matang untuk dikirim ke pihak penerima melalui suatu saluran transmisi.

Signaling sendiri merupakan proses pertukaran sinyal antar komponen jaringan telekomunikasi yang terjadi di dalam rangka pembentukan koneksi, lalu pemeliharaan koneksi, dan juga pemutusan koneksi.

Baca juga : perbedaan sinyal dan jaringan

Proses ini menunjukkan jalan pertukaran informasi antara seluruh komponen yang diperlukan untuk memberi dan juga menjaga kualitas servisnya. Sebagai pengguna, Anda dapat melakukan pertukaran sinyal menggunakan beberapa elemen jaringan sepanjang waktu.

Fungsi Sinyal

Sinyal sendiri memiliki beberapa fungsi, lalu, apa fungsi sinyal? Berikut ulasannya :

  • Fungsi sinyal adalah untuk memberitahu kepada semua proses bahwa sebuah kejadian baru saja telah terjadi.
  • Fungsi sinyal lainnya adalah untuk memaksa sebuah proses agar mengeksekusi signal handler.

Jenis-jenis Signaling

Berdasarkan metode penyalurannya, proses signaling ini terbagi menjadi empat jenis. Berikut dibawah ini informasi lengkapnya :

1. Link by Link

Link by link adalah metode Pengiriman satu blok sinyal yang membawa informasi lengkap dari pusat namun perlu melewati satu atau lebih sentral transit secara bergantian (link-by-link) hingga sampai tempat yang dituju.

2. End to End

Pusat sentral asal akan mengirim sebagain informasi saja yang diperlukan untuk rooting ke setiap sentral transit yang dilewatinya. Setelah sentral awal atau pusat terhubung dengan sentral tujuan, maka baru informasi lengkap akan dikirimkan.

3. Enbloc

Enbloc ini memiliki kemimripan dengan metode awal atau link-by-link. Yaitu sinyal yang mengangkut informasi lengkap akan dibawa secara estafet. Yang membedakan Enbloc dengan Link-by-link adalah wadahnya, dimana enbloc hanya digunakan pada CCS (CCS No. 7), sedangkan link-by-link digunakan pada CAS (R2).

4. Overlap

Sekali lagi, metode Overlap ini juga memiliki kesamaan seperti metode link-by-link, yaitu informasi sinyal yang dikirimkan tidak secara utuh atau langsung, melainkan secara bertahap dan estafet.

Karakteristik Sinyal

  • Dapat dikirim menuju proses manapun dan kapanpun. Sinyal yang dikirim menuju proses yang sedang tidak berjalan perlu disimpan terlebih dahulu di kernel hingga proses melanjutkan eksekusinya.
  • Setiap sinyal bersifat consumable resources. Jadi, ketika sinyal sudah diterima leh receiver, maka deskriptornya akan dihancurkan.

Contoh Penggunaan Sinyal

Contoh penggunaan sinyal adalah anatara pengguna telepon dan juga jaringan telepon yang meliputi dialing digits, dial tone, akses voice mail-box, nada tunggu panggil (call waiting tone). SS7 adalah sebuah perangkat yang dibutuhkan oleh komponen-komponen yang ada pada jaringan telepon dalam melakukan pertukaran informasi.

Informasi tersebut dibawa dengan bentuk pesan (message). Pesan SS7 (SS7 message) ini mampu membawa informasi seperti :

  • Meneruskan permintaan panggilan dari 022-520bbbb ke 021-868bbbb.
  • Pelanggan yang dipanggil melalui Trunk No. bb1 sedang sibuk. Hapus panggilan dan kirimkan nada sibuk.
  • Meminta sambungan ke 800-bbb8888, lalu akan mencari routing mana yang harus dipilih.

Klasifikasi Signaling

Signaling berdasarkan penggunaan kanal :

  • Channel Associated Signaling (CAS) = memberi sinyal pada kanal yang bersesuaian.
  • Masing-masing kanal voice memiliki 1 kanal signaling yang mampu secara eksklusif hadir di masing-masing kanal (associated) dengan menggunakan kanal fisik yang sama namun terpisah secara timing dan logika berbeda.
  • CCS (Common Channel Signaling) adalah pensinyalan kanal yang dilakukan secara bersama.
  • Beberapa kanal signaling digunakan oleh banyak kanal voice secara bersamaan. Untuk secara fisik umumnya memang terpisah.
  • Signaling dipisahkan berdasarkan fungsinya,
  • jalur sinyal atau supervisory signal merupakan sinyal yang berfungsi untuk memonitor dan juga mengontrol kondisi atau status saluran (line).

Penutup

Demikianlah pembahasan singkat dari saya mengenai pengertian sinyal, mulai dari fungsi, jenis, karakteristik dan contoh penggunannya. Saya harap artikel ini dapat berguna dan menambah wawasan anda dalam memahami sinyal, sekian dan terimakasih, sampai jumpa pada pembahasan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *