Storage Device: Pengertian, Fungsi dan Contohnya

2 min read

Fungsi storage device

Bagi anda pengguna komputer atau laptop pasti telah mengetahui tentang adanya penyimpanan pada perangkat tersebut yang bernama harddisk, nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai storage device, mulai dari pengertian, fungsi storage device dan contohnya, simak lebih lanjut dalam artikel ini.

Pengertian Storage Device

Storage device adalah sebuah media penyimpanan komputer yang digunakan untuk menyimpan berbagai data seperti video, foto, dokumen digital dan yang lainnya. Sebagian besar orang saat ini lebih suka menyimpan data yang berbasis digital, hal ini pula yang membuat penggunaan storage device terus mengalami peningkatan. Fungsi storage device sangat kompleks berkaitan dengan dengan penyimpanan data digital.

Baca juga : kelebihan dan kekurangan DHCP server

Meskipun banyak yang sudah sering menggunakan perangkat ini, masih ada saja yang bertanya mengenai apa itu storage device ? Storage device menjadi komponen penting dalam komputer, smartphone atau barang elektronik lainnya. Dengan adanya perangkat ini, Anda bisa menyimpan data-data penting dengan mudah dan aman.

Fungsi Storage Device

Pada dasarnya, fungsi storage device yakni untuk menyimpan dan mengelola data digital. Data tersebut nantinya bisa dengan mudah dibagikan ke orang lain. Cara ini sangat efektif karena proses penyalinan data berlangsung cepat karena tidak melalui proses pencetakan. Saat ini ada berbagai jenis storage device, sehingga dari segi fungsi memang memiliki sedikit perbedaan.

Storage device dapat dibedakan menjadi dua kategori yakni primary storage dan secondary storage. Untuk primary storage ini contohnya seperti RAM maupun ROM. Fungsinya untuk membaca, menulis dan mengolah data yang tersimpan di secondary storage.

Kapasitas Storage Device

Dari segi kapasitas, primary storage ini bisa dibilang kecil karena ukurannya tidak sebesar secondary storage. Karena memang tidak digunakan untuk menyimpan data yang berukuran besar dan permanen.

Sementara untuk secondary storage, merupakan perangkat yang digunakan untuk menyimpan data yang berhasil diolah oleh komputer. Data yang ada di perangkat ini, bisa dikelola oleh primary storage. Umumnya, secondary storage digunakan untuk menyimpan berbagai data, seperti video, dokumen ataupun foto. Tak heran jika ukurannya memang sangat besar.

Dalam penggunaannya, storage device juga bisa dibedakan menjadi dua kategori yakni storage tanam dan portable. Storage tanam biasanya digunakan untuk menyimpan data yang berkaitan dengan sistem. Sedangkan yang portable, ini cocok digunakan untuk berbagi data dari satu komputer ke komputer lain. Ukuran fisiknya jauh lebih kecil dan lebih efisien saat dibawa pergi. Akan tetapi ukuran penyimpanannya bisa disetarakan dengan storage yang di dalam komputer.

Contoh Storage Device

Setelah memahami fungsi secara umum, selanjutnya kita akan membahas macam-macam storage device beserta fungsinya satu per satu. Saat ini memang ada berbagai macam storage device yang dipakai oleh kebanyakan orang, berikut diantaranya.

1. Hard Disk

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan perangkat penyimpanan yang satu ini. Fungsi storage device ini yakni untuk menyimpan data yang nantinya bisa dikelola melalui komputer. Saat ini ada dua jenis hard disk yakni internal dan eksternal. Hard disk internal ini adanya di dalam komputer dan sulit untuk digunakan secara fleksibel. Sedangkan hardisk eksternal ini, lebih mudah untuk digunakan karena untuk mengaksesnya tidak menghubungkannya dengan komputer menggunakan kabel data.

2. FlashDisk

Flashdisk merupakan penyimpanan portable yang ukuran fisiknya sangat kecil. Meski begitu, perangkat ini bisa menyimpan data yang berukuran cukup besar tergantung dengan kapasitasnya. Flashdisk dapat dengan mudah diakses melalui komputer karena bisa langsung dihubungkan melalui slot USB. Selain itu, bisa juga diakses melalui smartphone dengan bantuan kabel OTG. Hal ini yang membuat flashdisk lebih dipilih untuk menyimpan data yang seringkali dibutuhkan saat waktu mendadak.

3. SSD

SSD atau Solid-State Drive merupakan perangkat penyimpanan yang menggunakan memori (non volatile memory) sebagai medianya. Berbeda dengan RAM yang menggunakan memori (volatile memory), dimana datanya akan hilang saat komputer tidak mendapatkan daya.

Data yang ada di SSD tidak akan hilang walaupun komputer dalam kondisi mati. Proses yang bisa dilakukan SSD juga jauh lebih cepat. Fungsi storage device ini seringkali digunakan untuk menyimpan data sistem atau program komputer.

4. SD Card

SD card atau yang biasa disebut juga dengan micro SD merupakan perangkat penyimpanan memori non-volatile yang digunakan untuk perangkat portable. Anda pasti sudah sering menggunakan perangkat ini, karena dalam penggunaannya digunakan pada perangkat smartphone.

Meskipun ukuran fisiknya sangat kecil dan tipis, namun kemampuan menyimpan datanya cukup besar. Perangkat ini mampu menyimpan data mencapai 2TB untuk beberapa jenisnya. Saat ini ada banyak merk SD card yang beredar di pasaran, kualitasnya tentu berbeda-beda.

5. CD ROM

CD ROM merupakan piringan optik yang bisa digunakan untuk menyimpan berbagai data. Ukurannya memang sangat kecil hanya mencapai 700 MB yang membuatnya tidak banyak digunakan saat ini. Selain itu, sifat CD ROM hanya read only sehingga data yang dimasukan ke dalamnya tidak bisa diubah dan hanya bisa dibaca. Fungsi storage device ini banyak digunakan untuk menyimpan foto yang penting atau dokumen lainnya.

Penutup

Nah itulah penjelasan mengenai fungsi storage device yang ada saat ini. Untuk contoh-contohnya sebenarnya masih banyak lagi, beberapa contoh diatas merupakan storage device yang paling sering digunakan. Cukup sekian dari saya dan terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *