Memahami Fungsi Saklar Listrik beserta Jenis-jenisnya

2 min read

Fungsi saklar listrik

Listrik memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari untuk menyalakan lampu, televisi ataupun mesin penanak nasi. Namun listrik akan menjadi berbahaya jika tidak dilakukan instalasi dengan baik. Beberapa komponen dibutuhkan untuk memudahkan penggunaan listrik, salah satunya yakni saklar. Fungsi saklar begitu penting, agar penggunaannya lebih aman dan mudah.

Baca juga : pengertian dan fungsi baterai berdasarkan jenisnya

Hampir semua orang pasti pernah menyentuh benda ini, tapi terkadang, mereka tidak mengetahui namanya. Dalam penggunaannya, biasanya digunakan untuk menyalakan lampu. Itu menjadi salah satu contoh fungsi stop kontak yang memakai sistem saklar yang umum digunakan oleh masyarakat. Beberapa fungsi saklar on off lainnya yakni tombol on/off pada remote tv, laptop, kipas angin dan masih banyak lagi.

Fungsi Saklar secara Umum

Secara garis besar, fungsi saklar yakni digunakan sebagai alat untuk memutuskan ataupun menyambungkan arus listrik pada suatu rangkaian tertentu. Dengan adanya saklar, arus listrik bisa diputus dengan mudah dan kapanpun. Sehingga akan memberikan keamanan tersendiri bagi penggunanya. Sekaligus untuk menghemat penggunaan listrik.

Pada umumnya, saklar memiliki dua bilah konduktor berupa logam. Konduktor tersebut terhubung dengan rangkaian listrik eksternal. Cara kerjanya, ketika konduktor tersebut terhubung, secara otomatis arus listrik akan mengalir.

Begitupun sebaliknya, saat konduktor terpisah akan membuat arus listrik terputus. Dalam kehidupan sehari-hari, ketika tombol saklar on, maka arus listrik terhubung. Dan saat tombol saklar off, maka arus listrik terputus.

Mungkin sebagian orang akan bertanya mengenai fungsi saklar dan sekring. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, sehingga penggunaannya juga berbeda. Untuk fungsi sekring yakni untuk memutuskan arus listrik pada saat melebihi batas normal. Dengan ini akan membuat penggunaan listrik menjadi aman.

Jenis-jenis Saklar Listrik

Berikut di bawah ini merupakan pembahasan mengenai beberapa jenis saklar listrik yang perlu anda ketahui, diantaranya yaitua :

1. Saklar Kaki 3

Saklar kaki tiga ini menjadi salah satu komponen penting dalam penggunaan listrik. Di dalamnya terdapat tiga buah plat yang bisa disambungkan dengan kabel. Untuk penggunaannya, satu buah plat akan digunakan sebagai induk dan dua plat lainnya untuk disambungkan ke dua beban yang ada.

Dengan begini akan memudahkan untuk mematikan dua beban dengan mudah. Seringkali digunakan untuk membuat saklar lorong atau hotel yang memang memerlukan banyak saklar.

2. Saklar Seri

Jenis saklar ini menjadi yang paling umum digunakan banyak orang. Umumnya digunakan untuk instalasi lampu rumah, kerangkanya bisa dibilang paling sederhana dibandingkan jenis saklar lainnya. Dengan saklar ini akan lebih mudah mengendalikan arus listrik baik dengan on maupun off.

Perlu diketahui, saklar seri pada dasarnya berupa dua saklar tunggal (bisa lebih) yang dijadikan satu. Pemasangannya dilakukan dengan menempatkannya di dinding bangunan dan dekat dengan pintu. Sehingga penggunaannya jauh lebih mudah, ketika pengguna masuk ke ruangan bisa langsung menyalakannya.

3. Saklar Tukar

Saklar tukar biasa disebut juga dengan saklar hotel karena seringkali digunakan pada jenis bangunan tersebut. Saklar ini mampu mengatur nyala dan matinya lampu dari dua tempat yang berbeda.

Penggunaan saklar ini sangat efektif, karena nantinya untuk mengendalikan lampu tidak harus menggunakan saklar utama. Sebagai contoh, ketika Anda berada di sebuah kamar hotel, biasanya akan menyalakan lampu dengan saklar di dekat pintu. Namun ketika hendak tidur, cukup mematikan saklar yang ada di dekat tempat tidur saja.

4. Saklar Otomatis

Fungsi saklar otomatis ini benar-benar akan membuat penggunaan listrik lebih mudah. Kemampuan yang dimiliki skalar ini bisa secara otomatis mengendalikan penggunaan listrik berdasarkan waktu. Bisa digunakan untuk mengatur penggunaan listrik pada AC, pompa air dan sebagainya. Saklar ini akan membuat penggunaan listrik menjadi lebih hemat sehingga menekan biaya pengeluaran bulanan.

5. Saklar Mekanik

Penggunaan saklar ini juga tidak kalah efektifnya. Saklar mekanik mampu melakukan on ataupun off pada arus listrik secara otomatis berdasarkan perubahan parameter. Parameter yang dimaksud seperti posisi, temperatur ataupun tekanan. Sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan aturan tertentu.

Penutup

Beberapa saklar di atas menjadi yang paling banyak digunakan di dalam kehidupan. Fungsi saklar yang berbeda-beda, membuat penggunaannya tidak bisa disamakan. Maka dari itu, jika hendak membeli saklar harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Akhir kata, demikianlah artikel mengenai fungsi saklar listrik yang perlu anda ketahui. Saya harap penjelasan di atas tadi bisa bermanfaat bagi banyak orang. Cukup sekian yang dapat saya sampaikan dan terimakasih, sampai berjumpa lagi di artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *