Memahami Dasar Pemrograman Web Yang Perlu Diketahui

3 min read

Dasar pemrograman web

Pemrograman web diambil dari dua kata yaitu pemrograman yang merupakan proses pembentukan instruksi tertulis untuk menjalankan sebuah program komputer seperti menulis, memelihara, memperbaiki dan menguji. Kedua yaitu web dan artinya adalah halaman berisi situs sistem informasi.

Jenis-jenis Website

Bisa dikatakan bahwa sebuah pemrograman web berhubungan erat dengan situs namun tingkatannya berbeda jika hanya sekedar menyusun kode HTML sederhana. Hal in akan mencakup beberapa komponen mulai dari perencanaan, konseptualisasi dan lainnya. Berikut adalah beberapa jenisnya:

1. Website Statis

Jenis website statis ini adalah halaman web yang jarang dan bahkan tidak pernah mengalami pembaruan oleh pemiliknya selama jangka waktu tertentu. Bisa dikatakan jika konten di dalam laman ini akan tetap sama sejak pertama kali dibuat karena berisi informasi dari masing-masing penulis.

Baca juga : memahami pengertian web server menurut para ahli

Anda dapat menjumpai contoh website statis adalah profil perusahaan, biodata penulis dan lainnya. Tentu informasi seperti ini tidak akan mengalami perubahan sehingga penulis bisa menetapkannya sejak pertama kali dibuat. Biasanya jika mereka perlu mengubahnya harus menghubungi desainer web.

2. Website Dinamis

Berbeda dari jenis website sebelumnya, website dinamis bisa diperbarui oleh pemiliknya dalam jangka waktu tertentu. Umumnya pengunjung dapat saling berinteraksi dengan admin dan penulis website karena disediakan beberapa fitur seperti kolom komentar, tombol share dan juga menu reaksi.

Laman pada website ini bisa mengalami perubahan baik dari tangan pemilik maupun pengunjung website. Misalnya  adalah Tumblr, Blogger dan situs berita yang dapat dijumpai di internet. Beberapa contoh tersebut sebenarnya juga dapat digunakan untuk membuat halaman statis ataupun dinamis.

3. Website Interaktif

Sesuai dengan namanya, website interaktif ini akan mengutamakan interaksi dari pemilik dan pengunjung. Tidak heran jika halamannya selalu mengalami perubahan selama kedua pihak tersebut melakukan pengunggahan, berkomentar, memberi like, membagikan konten atau aktivitas lainnya.

Website interaktif ini dapat diperbaharui sesering mungkin. Hal ini diakibatkan karena tingginya intensitas pemakaian dari pengunjung web. Beberapa contoh platformnya ialah Youtube, Facebook, Shopee, Twitter dan masih banyak lagi. Pasti Anda juga sering sekedar memberi like di laman tersebut.

Bahasa Pemrograman Web

Bahasa pemrograman web

Pemrograman kini sudah menjadi salah satu sektor besar di dalam dunia programming. Tidak heran jika hingga saat ini telah banyak programmer bermunculan dan menjadikannya sebagai ladang penghasilan. Hal ini wajib dipelajari oleh web desainer guna membuat aplikasi atau sebuah website.

1. HTML

HTML adalah dasar dari pembuatan setiap website karena berperan dalam membentuk struktur masing-masing halaman web itu sendiri. Salah satu bahasa pemrograman ini bisa memungkinkan para pengguna dalam membuat dan menyusun berbagai paragraf, link, heading dan juga blockquote.

HTML sebenarnya bukan sebuah bahasa pemrograman karena tidak memiliki kemampuan menghasilkan suatu fungsi yang dinamis. Menariknya, Anda bisa menggunakannya untuk memformat dan mengorganisir dari dokumen seperti Microsoft Word.

2. CSS

CSS adalah kunci yang menjadi pembeda dari masing-masing website dengan web lainnya. Bahasa pemrograman ini berfungsi untuk membuat tampilan setiap laman agar lebih menarik sehingga terlihat berbeda jika dibandingkan halaman lain.

CSS sendiri merupakan singkatan dari Cascading Style Sheets. Artinya yaitu kumpulan beberapa perintah yang berguna untuk menjelaskan tampilan sebuah laman situs web. Fungsinya sendiri memang dianggap sangat karena jika tanpa bahasa ini maka website akan terlihat membosankan.

3. PHP

PHP adalah server side scripting yang berguna untuk melakukan pemrograman dan pengembangan sebuah situs. Biasanya akan digunakan bersama HTML. Bahasa ini dirancang secara khusus agar bisa membuat website dinamis dan memiliki popularitas sebesar 6,09% ketika digunakan saat memprogram

PHP sudah dikembangkan pada tahun 1994 dimana sudah cukup populer untuk fungsi pengembangan website. Banyak situs yang memilih bahasa pemrograman ini menjadi salah satu komponennya. Beberapa penggunanya adalah WordPress, Facebook, Wikipedia dan Joomla.

4. JAVA SCRIPT

Java Script berfungsi jika Anda memerlukan fitur interaksi pada sebuah laman sehingga menghasilkan website interaktif. Sejarahnya sendiri dimulai di tahun 1994 saat internet dan web sedang mengalami perkembangan pesat.

Fungsi Java Script sendiri memang cukup istimewa jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya karena mampu mengembangkan website menarik dan interaktif. Kelebihannya pun banyak mulai dari tidak memerlukan resource memori besar, dinamis, dan juga mudah ketika dikembangkan.

5. TypeScript

Banyak orang masih asing dengan salah satu bahasa pemrograman ini. TypeScript dibangun berdasarkan adanya Java Script. Perbedaannya yakni adanya tambahan fitur berupa strong typing dan konsep pemrograman OOP klasik atau biasa disebut class dan interface.

TypeScript memiliki sebutan berupa superset dari Java Script berdasarkan sisi dokumentasinya. Jadi keduanya mempunyai beberapa kode yang serupa. Salah satu bahasa pemrograman ini memiliki tingkat popularitas dalam sebuah pencarian sebesar 1,79% bagi para programmer.

6. Objective C

Bahasa pemrograman ini akan berorientasi pada objek yang dulunya digunakan Apple untuk mengembangkan perangkatnya. Hal ini menjadi alasan mengapa iOS dikemangkan menggunakan Objective C. Pengembangnya sendiri adalah Tom Love dan Brad Cos di tahun 1983.

Objective C sendiri memang berorientasi pada objek sehingga banyak dipilih untuk menggunakan website lebih terlihat menarik meskipun popularitasnya masih sekitar 2,47% saja. Bahasa ini merupakan yang utama dari Apple ketika mengembangkan operasi sistem OS X dan juga ponselnya.

Aplikasi Pemrograman Web

Aplikasi yang digunakan untuk membuat sebuah web akan berpengaruh besar terhadap kualitas website itu sendiri. Hal ini mengharuskan Anda agar bisa memilih software sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Tentunya masing-masing dari mereka juga memiliki kelebihan dan kelemahan.

1. Web Builder Visual

Aplikasi Web Builder Visual mudah sekali digunakan dan banyak para pengembang website menggunakannya. Sebagai pemula, Anda tidak perlu memahami apa saja bahasa dan ilmu pemrograman karena menawarkan tampilan web dengan mengutamakan sisi visual agar menarik.

Web Builder Visual ini lebih mempermudah banyak orang dalam membuat website. Bagi anda yang bekerja sebagai freelance desain web, sangat direkomendasikan untuk menggunakan software ini. Ada banyak fitur lengkap di dalamnya sehingga mampu menghasilkan tampilan laman elegan, tidak murahan namun tetap simple.

2. Notepad++

Notepad++ menjadi pilihan dari para pemula karena diakui lebih sederhana ketika digunakan. Anda bisa merancang sebuah website secara simple dan praktis hanya dengan menggunakan aplikasi ini. Editor teks ini umumnya digunakan untuk CSS, HTML, PHP dan pemrograman lainnya.

Program notepad++ memang dirancang menjadi sebuah penyunting teks dan kode yang akan dijalankan pada sistem operasi Windows. Anda bisa menggunakannya untuk mengubah bahasa pemrograman apabila terjadi suatu kesalahan.

Penutup

Pemrograman web kini sudah mulai dilirik oleh banyak orang karena telah dijumpai beragam software dengan fitur lengkap untuk membuatnya. Hal ini ditunjukkan dari adanya freelance desainer website semakin bermunculan dan berhasil membuat situs yang menarik dan professional.

Demikianlah pembahasan saya mengenai dasar dasar pemrograman web yang perlu anda ketahui, semoga penjelasan diatas tadi dapat lebih bermanfaat dan berguna bagi banyak orang. Sekian dari saya dan terimakasih telah berkunjung di blog sederhana saya masdzikry, sampai jumpa pada tulisan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *