Pengertian, Fungsi dan Peran Distributor Dalam Pemasaran

4 min read

Pengertian dan fungsi distributor dalam pemasaran

Di dunia ekonomi pemasaran dalam bidang perdagangan terdapat beberapa istilah yang digunakan seperti reseller, distributor, supplier atau agen yang terkadang cukup membingungkan. Pengertian dari berbagai istilah tersebut sering membuat salah dimengerti atau salah dipahami bagi orang awam. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pengertian beserta fungsi dan peran distributor dalam pemasaran yang menarik untuk diketahui.

Baca juga : pengertian dan fungsi supplier dalam pemasaran

Sering saya menjumpai pertanyaan umum seperti apa itu distributor? Maka dari itu, pada artikel ini saya akan membahas pengertian berbagai istilah tersebut sebagai pengetahuan untuk menambah wawasan anda. Mungkin jika dimasa mendatang anda berminat untuk menggeluti dunia bisnis serta terkait pekerjaan ini, kamu sudah lebih memahami.

Pengertian Distributor

Distributor adalah kelompok atau orang yang bertugas untuk menyalurkan produk kepada konsumen akhir, kata distributor diserap dari bahasa inggris pada kata distribute yang memiliki artian menyalurkan. Proses dan tugas distributor dapat dipahami dengan melakukan pembelian produk kepada produsen, lalu menjualnya kembali kepada konsumen langsung atau pengecer produk tersebut.

Seringkali para distributor membeli sebuah produk dalam jumlah yang besar dari produsen. Lebih singkatnya distributor merupakan penghubung pertama diantara produsen dan konsumen. Dalam pengambilan keuntungan, distributor memperoleh dari harga penjualan produk kepada konsumen serta potongan harga yang telah dibuat oleh produsen.

Fungsi Distributor

Seperti yang telah saya jelaskan pada paragraf diatas, distributor merupakan penghubung pertama diantara produsen dan konsumen. Nah dengan tugas dan fungsi utama tersebut, maka dari itu fungsi distributor dapat dijabarkan sebagai berikut ini:

1. Melakukan pembelian barang/jasa

Hal ini dimaksud adalah distributor membeli sebuah produk dalam bentuk barang atau jasa yang berasal dari produsen langsung lalu didistribusikan kepada para pedagang kecil atau para konsumen langsung.

2. Menyimpan barang/jasa

Nah sebelum melakukan penyaluran sebuah barang atau jasa kepada pedagang lainnya atau ke konsumen langsung, para distributor juga memiliki tugas untuk menyimpan bentuk fisik produk tersebut dalam rentang waktu tertentu. Maka dari itu banyak distributor yang mempunyai tempat gudang penyimpanan sementara untuk produk/barang yang akan dijual nantinya.

3. Mengangkut barang/jasa

Dalam hal ini distributor mempunyai tugas untuk memastikan kembali proses pemindahan produk dari pihak produsen kepada pedagang kecil atau ke konsumen langsung dengan aman. meskipun demikian, biaya pengangkutan dimasukkan ke harga jual barang/produk untuk memangkas kerugian.

4. Menjual barang/jasa

Dalam menjual suatu produk para distributor ditujukan ke pengecer, pedagang kecil atau kepada konsumen lainnya, dalam hal ini distributor mengambil keuntungan dari proses penjualan produk tersebut.

5. Penyedia informasi barang/jasa

Untuk detail informasi suatu produk/barang harus diinformasikan oleh distributor, hal ini juga berlaku pada perkiraan harga serta ketersediaan produk tersebut.

6. Mengklasifikasikan barang/jasa

Dalam hal ini distributor mengkategorikan produk sesuai ukuran, jenis, jumlah produk sebelum sampai ke tangan konsumen.

7. Melakukan promosi produk

Para distributor juga mempunyai fungsi lain yakni melakukan sebuah promosi pada produk yang dijual dan ikut mengenalkan suatu barang atau jasa kepada konsumen.

Perbedaan Distributor dan Supplier

Distributor

Dalam dunia pemasaran terdapat perbedaan yang mendasar diantara supplier, distributor, agen dan reseller dalam penghubung antara produsen dan konsumen. Hal ini dapat dibedakan berdasarkan keuntungan dan penghasilan yang akan didapatkan oleh keempat bidang tersebut.

  • Distributor merupakan orang atau suatu kelompok yang membeli barang/produk dari produsen langsung kemudian dijual ke konsumen langsung, bagian perantara lainnya ini dapat bermacam jenis, diantaranya seperti agen dan reseller.
  • Supplier merupakan perusahaan atau orang yang menjual produk bahan mentah untuk kembali diolah oleh pabrik sebelum menjadi barang siap jadi. Hal inilah yang menjadi hal utama untuk membedakan fungsi supplier dan distributor, ialah jenis produk/barang yang dijual.
  • Agen merupakan seseorang atau perkumpulan kelompok yang menjadi tangan kanan dari distributor, para agen memiliki tugas untuk menjangkau konsumen yang tidak dapat dijangkau secara langsung oleh distributor. Dalam hal ini biasanya para agen juga melakukan pengambilan produk/barang dari distributor.
  • Reseller merupakan orang yang melakukan pengambilan barang untuk langsung dijual kembeli ke konsumen, Penghasilan dan jumlah produk reseller tidak sebanyak para agen dan distributor.

Meskipun begitu, pekerjaan ini kini sangat digemari yang terlebih lagi dengan sistem penjualan online yang tengah menjamur saat ini. Para reseller hanya mengupload gambar-gambar barang/produk untuk dipasarkan kepada konsumen, kemudian reseller mengambil barang dari penjual, distributor atau dari tangan produsen secara langsung. Oleh karena itu fungsi dan peran distributor cukup penting dalam pemasaran, tanpa mereka penjualan suatu produk dapat menjadi kurang optimal dan efektif.

Jenis-jenis Distributor

Berikut merupakan jenis-jenis distributor beserta penjelasannya berdasarkan pada produk/barang yang akan didistribusikan, diantaranya yaitu:

1. Distributor Jasa

Produk yang akan disalurkan adalah bukan sebuah barang, yakni jasa. Jenis distributor ini ditujukan langsung ke konsumen secara langsung, dalam penerapannya kita dapat mencontoh dan melihat alur distribusi pada jasa keuangan dari pihak bank ke nasabah.

2. Distributor Barang

distributor jenis ini menyalurkan dalam bentuk fisik barang/produk. Hal ini menjadikan jenis distributor yang sangat sering kita temui. Para produsen menitipkan langsung kepada pihak distributor barang, kemudian mamasarkan ke pedagang/pengecer lain atau menjual langsung kepada konsumen.

3. Distributor Perorangan

pada jenis ini menyalurkan produk atau jasa dari pihak produsen ke individu masing-masing, Contoh jelas dari distributor ini yakni bisnis MLM, yang mungkin banyak merugikan penggunanya.

Cara Memasarkan Produk Dengan Cepat

Cara Memasarkan Produk Dengan Cepat

Dalam pemasaran sebuah produk proses distribusi memiliki tujuan untuk mempersingkat waktu pemasaran suatu barang/produk agar lebih cepat. Berikut ini merupakan langkah yang dapat dijalankan untuk mengelola proses distribusi agar lebih lancar:

1. Membuat rantai distributor

Proses distribusi dapat menjadi acuan kunci utama dalam memasarkan sebuah produk/barang yang hendak dipasarkan, Jika kamu memiliki profesi pada bidang distributor, kamu dapat melakukan perluasan rantai distribusi ke banyak arah, seperti menawarkan orang lain untuk jadi distributor barang yang anda buat. Sehingga nantinya terdapat banyak distributor lainnya yang menjual barang/produk tersebut.

2. Memiliki harga yang dapat bersaing (kompetitif)

Harga yang bersaing juga dapat membuat salah satu penilaian konsumen saat melakukan pembelian produk. Para distributor seharusnya lebih mengerti situasi pasar dan tidak mematok harga yang mahal. Hal ini akan membuat konsumen lebih percaya dan dapat melakukan tindakan pembelian produk kembali (repeat order).

3. Menyalurkan produk lebih cepat

Jika kamu seorang produsen atau distributor pertama, kamu dapat mendistribusikan produk hingga sampai ke pihak konsumen lebih cepat, semakin cepat penyaluran maka akan semakin baik. Maka proses distribusi barang dapat diperoleh dari mana saja, pihak produsen dapat melakukan kerja sama dengan banyak pihak seperti agen, reseller dan lainnya agar barang yang dijual lebih cepat berputar.

Pengertian distributor beserta penjelasannya dapat kamu pahami sebagai kelompok atau orang yang bertugas untuk melakukan distribusi produk/barang sampai ke pihak konsumen.

Bagi kamu yang ingin berprofesi sebagai distributor, kamu dapat menerapkan langkah seperti membangun jaringan dengan pihak produsen dan konsumen supaya barang/produk yang didistribusikan lebih cepat laku. Manfaatkan juga platform dalam bentuk digital seperti website serta media sosial, maka demikian para pihak produsen atau calon konsumen dapat lebih cepat dan mudah ketika menjangkau anda.

Kamu dapat menggunakan jasa saya dalam membuat website toko online atau keperluan distribusi lainnya dalam bentuk platform digital online. kamu dapat menghubungi saya selaku admin masdzikry melalui fitur contact us pada website masdzikry.com ataupun melalui whatsapp saya 0895411287088.

Penutup

Demikian artikel tentang apa itu distributor? pengertian, fungsi dan peran distributor dalam pemasaran, semoga berguna dan bermanfaat bagi banyak orang untuk menambah pengetahuan dan wawasan pembaca. Sekian dan terimakasih, sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *