Nur Alam Hanya manusia biasa bernama lengkap Moch Dzikry Nur Alam yang menyukai berbagai informasi seputar dunia teknologi dan komputer modern.

8 Rekomendasi Topologi Jaringan yang Paling Bagus

2 min read

Topologi Jaringan yang Paling Bagus

Topologi merupakan metode yang digunakan untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lain. Penghubungan yang digunakan biasanya nirkabel dan kabel. Pada pelaksanaannya terdapat jenis-jenis topologi jaringan yang paling bagus untuk digunakan.

Baca juga : penyebab request time out pada jaringan internet

Adapun jenis-jenis topologi jaringan tersebut dapat dipilih dan disesuaikan dengan pengguna, biaya dan tujuannya. Bahkan, beragam jenis topologi juga mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Rekomendasi Topologi Jaringan yang Paling Bagus

Berikut dibawah ini beberapa pilihan seputar penerapan jenis topologi jaringan komputer yang bisa Anda gunakan dengan mudah, diantaranya yaitu:

1. Topologi Ring

Topologi Ring lebih dikenal sebagai topologi cincin. Jenis topologi ini merupakan jaringan komputer berbentuk seperti cincin yang dihubungkan dengan komputer lain. Adapun cara kerja topologi ini menggunakan LAN card, sehingga satu komputer dengan lainnya dapat terhubung.

Sedangkan dari segi kelebihan, topologi ini untuk instalasinya membutuhkan biaya terjangkau. Bahkan, koneksi yang dimiliki mempunyai performa yang cukup baik. Apalagi dengan kemudahan proses instalasinya. Namun, troubleshooting yang terjadi cukup sulit.

2. Topologi Bus

Adapun jenis topologi jaringan yang paling bagus selanjutnya yaitu Topologi Bus. Jika dibandingkan dengan jenis lainnya, topologi ini yang paling sederhana. Biasanya topologi ini untuk instalasi jaringan dengan basis coaxial. Jadi pertimbangan sebelum memilihnya.

Baca juga : kelebihan dan kekurangan topologi tree

Adapun kelebihan dari topologi ini lebih mudah menambah workstation baru. Hal ini digunakan untuk instalasi biaya yang dibutuhkan terbilang murah. Namun, saat penggunaannya seringkali terjadi tabrakan harus data. Bahkan, perkembangannya juga lama, sehingga butuh kesabaran.

3. Topologi Star

Sesuai dengan namanya, topologi star ini berbentuk bintang. Umumnya penggunaan topologi ini menggunakan switch dan hub agar bisa menghubungkan dengan komputer lainnya. Bahkan, penggunaan topologi ini jika ada komputer bermasalah, yang lainnya tidak akan bermasalah.

Adapun kelebihan lain dari topologi ini user akan lebih mudah untuk mendeteksi masalah yang terjadi pada jaringan serta dilengkapi dengan keamanan yang tinggi. Namun, sayangnya biaya install yang dibutuhkan terbilang mahal, sehingga perlu dipertimbangkan sebelum memilih.

4. Topologi Mesh

Jenis topologi jaringan yang paling bagus selanjutnya yaitu Topologi Mesh. Jika anda ingin menghubungkan banyak jaringan, topologi ini sangat tepat untuk dipilih. Pasalnya dalam proses pengiriman data, topologi ini menggunakan kabel tunggal sehingga bisa lebih cepat.

Adapun kelebihan dari topologi ini mempunyai limit bandwidth yang terbilang besar. Bahkan, keamanan data yang tersimpan sangat aman. Namun, kekurangan topologi ini menggunakan kabel yang banyak sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan biaya instalasi.

5. Topologi Tree

Topologi Tree merupakan gabungan antara topologi star dan topologi bus. Biasanya jenis topologi ini mudah sekali dilakukan sehingga dapat dikembangkan sesuai dengan keinginan. Kelebihan tersebut yang membuat banyak orang menggunakan topologi jenis ini.

Baca juga : pengertian dan fungsi internet gateway

Selain itu, topologi ini terdiri dari susunan yang terpusat secara hirarki. Hal ini yang membuatnya lebih mudah untuk melakukan pengaturan data. Namun, topologi ini kinerja jaringannya terbilang lambat. Bahkan, biaya yang dibutuhkan untuk untuk instalasi terbilang cukup mahal.

6. Topologi Peer to Peer

Adapun jenis topologi jaringan yang paling bagus selanjutnya yaitu topologi Peer to Peer. Meskipun termasuk topologi jaringan yang paling sederhana, tetapi setiap komputer dapat berperan sebagai server. Kelebihan lainnya, biaya instalasi yang dibutuhkan terbilang murah.

Bahkan, topologi ini proses instalasi yang dibutuhkan terbilang mudah. Disisi lain, topologi ini juga mempunyai kekurangan seperti proses troubleshooting yang cukup rumit. Bahkan, cukup sulit untuk dikembangkan dan keamanannya sering terjadi masalah sehingga mengkhawatirkan.

7. Topologi Linier

Topologi Linear lebih dikenal sebagai topologi bus yang berurutan. Pada umumnya, topologi jenis ini konektor yang digunakan yaitu 1 kabel utama. Adapun Beberapa kelebihan dari topologi ini kabel yang dibutuhkan sedikit dan perkembangannya juga mudah.

Bahkan, tata letaknya terbilang mudah dan sederhana serta tidak membutuhkan kendali sentral. Meskipun mempunyai banyak kelebihan, topologi ini juga mempunyai kekurangan diantaranya keamanan data tidak bisa terjamin aman dan kepadatan trafik datanya yang tinggi.

8. Topologi Hybrid

Jenis topologi jaringan yang paling bagus selanjutnya yaitu topologi Hybrid. Topologi ini merupakan gabungan lebih dari satu topologi sehingga bisa membentuk jaringan baru. Adapun kelebihannya lebih mudah untuk melakukan penambahan koneksi lain serta lebih fleksibel.

Baca juga : pengertian jaringan komputer menurut para ahli

Topologi Hybrid juga mempunyai kekurangan yang bisa anda jadikan sebagai pertimbangan seperti biaya yang dibutuhkan mahal. Bahkan, topologi ini sulit sekali untuk menerapkan manajemennya serta proses instalasi terbilang sulit dan begitu juga pengaturannya.

Penutup

Itulah beberapa topologi jaringan yang paling bagus untuk digunakan. Meskipun begitu, setiap jenisnya mempunyai kekurangan yang bisa dipertimbangkan. Bahkan, kelebihan dari untuk setiap topologi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Nur Alam Hanya manusia biasa bernama lengkap Moch Dzikry Nur Alam yang menyukai berbagai informasi seputar dunia teknologi dan komputer modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.