Bagi sebagian orang, media sosial menjadi ruang untuk berbagi cerita. Bagi Herfirahma, media sosial justru menjadi tempat untuk kembali menemukan mimpi yang sempat tertunda.
Perempuan yang akrab disapa Herfi itu memutuskan mengakhiri kariernya di salah satu brand hijab terbesar di Indonesia. Setelah beberapa tahun berkecimpung di dunia korporasi, ia memilih menapaki jalan baru sebagai kreator konten dengan fokus pada rekomendasi tempat menarik, perjalanan, dan gaya hidup di Surabaya serta wilayah sekitarnya.
Keputusan tersebut lahir dari proses panjang. Herfi mengaku sempat mempertimbangkan berbagai risiko sebelum akhirnya memutuskan resign. Apalagi, keputusan itu diambil ketika kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil dan banyak orang justru berupaya mempertahankan pekerjaan mereka.
“Keputusan ini bukan sesuatu yang direncanakan dalam waktu singkat. Aku sendiri masih terus mencari jawaban mengapa akhirnya memilih resign. Namun, aku merasa sudah waktunya mencoba sesuatu yang lebih sesuai dengan apa yang benar-benar aku nikmati,” ujarnya.
Selain faktor lingkungan kerja yang mulai dirasakan kurang sehat, Herfi mengungkapkan keinginannya untuk kembali menjalani aktivitas yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya, yakni membuat konten digital.
Sebelum bekerja, ia cukup aktif mengunggah berbagai konten melalui YouTube dan Instagram. Aktivitas tersebut perlahan berhenti ketika rutinitas pekerjaan menyita hampir seluruh waktunya. Kesempatan untuk berkarya pun semakin terbatas hingga akhirnya media sosial hanya menjadi ruang untuk menikmati karya orang lain.
Kini, semangat itu kembali hadir. Herfi memilih membangun identitas baru sebagai kreator yang secara khusus mengulas destinasi wisata, tempat kuliner, kafe, ruang publik, hingga berbagai lokasi menarik yang layak dikunjungi di Surabaya dan sekitarnya.
Menurutnya, Surabaya memiliki banyak tempat menarik yang belum banyak dikenal masyarakat. Karena itu, ia ingin menghadirkan konten yang tidak hanya memperlihatkan keindahan suatu tempat, tetapi juga memberikan informasi yang dapat membantu masyarakat menentukan destinasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Setiap konten akan dikemas berdasarkan pengalaman langsung saat mengunjungi lokasi. Dengan pendekatan tersebut, Herfi berharap informasi yang dibagikan terasa lebih autentik dan mampu menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin mengeksplorasi sudut-sudut Surabaya.
Menjadi kreator konten tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Persaingan yang semakin ketat membuat setiap kreator dituntut memiliki karakter, konsistensi, dan kreativitas agar mampu berkembang di tengah derasnya arus informasi digital.
Meski demikian, Herfi memilih menjadikan tantangan tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar. Baginya, perjalanan ini bukan semata-mata tentang jumlah pengikut atau popularitas, melainkan tentang membangun karya yang bermanfaat dan dapat menginspirasi lebih banyak orang.
Melalui akun TikTok dan Instagram @herfirahma, ia mulai membagikan berbagai rekomendasi tempat yang layak dikunjungi di Surabaya. Langkah kecil itu menjadi awal dari perjalanan baru yang diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang sekaligus menghidupkan kembali passion yang sempat tertunda karena kesibukan bekerja.
Di tengah perubahan karier yang tidak mudah, Herfi percaya setiap orang memiliki kesempatan untuk memulai kembali. Selama dijalani dengan kesungguhan dan konsistensi, sebuah keputusan besar dapat menjadi titik awal lahirnya perjalanan yang lebih bermakna.