7 Tujuan dan Fungsi Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia

2 min read

Fungsi otoritas jasa keuangan

Fungsi Otoritas Jasa Keuangan yaitu menjamin masyarakat aman dalam melakukan kredit, investasi dan semacamnya. Sejatinya, OJK adalah lembaga yang menyelenggarakan pengaturan maupun pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Keterlibatan OJK pada lembaga keuangan menjamin legalitas perusahaan dan keamanan nasabah.

Tujuan Otoritas Jasa Keuangan

Dalam melakukan tugasnya, tentu Otoritas Jasa Keuangan memiliki tujuan utama. Sebagai warga Indonesia anda juga wajib mengetahui tujuan OJK agar tidak ragu bekerjasama dengan sektor keuangan. Berikut di bawah ini merupakan tujuan utama berdirinya OJK, diantaranya yaitu :

1. Mengatur berbagai Sektor Keuangan

Sama halnya dengan fungsi Otoritas Jasa Keuangan, OJK memiliki tujuan mengatur semua sektor keuangan agar teratur dan tepat sasaran. OJK memegang peranan penting agar sektor keuangan Indonesia mampu menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik dan transparan, adil dan terpercaya.

2. Melindungi Masyarakat

Jangan salah loh, OJK ada di pihak masyarakat atau pelanggan sebuah jasa keuangan. Walaupun Anda tidak mampu dan ingin mengajukan pinjaman atau hal lain mengenai sektor keuangan, bisa dilakukan. Alasannya karena OJK tidak memandang strata masyarakat.

Baca juga : fungsi administrasi secara umum

Sebaliknya, OJK melindungi masyarakat dan memberikan kesempatan bekerja sama dengan sektor keuangan. Yang terpenting, masyarakat mematuhi peraturan sektor keuangan dan bertanggung jawab menyelesaikan kewajiban.

Hebatnya lagi, OJK menerima pengaduan masyarakat perihal sektor keuangan yang lalai pada peraturannya. OJK akan mengkaji dan membantu menyelesaikan masalah tanpa menambah masalah bagi masyarakat. Intinya, OJK ada di pihak masyarakat sehingga masyarakat mendapat manfaat sektor keuangan. Bahkan fungsi Otoritas Jasa Keuangan tetap ditaati dan dirasakan.

3. Membuat Sektor Keuangan Indonesia Go Internasional

Sejatinya, keinginan sektor keuangan Indonesia unggul secara internasional adalah keinginan warga Indonesia. Untuk itulah OJK berusaha agar sektor keuangan Indonesia unggul dan bersaing Internasional. Walaupun sektor keuangan kecil, harus dilindungi OJK agar mampu berkembang dan membanggakan.

Peran Otoritas Jasa Keuangan bagi masyarakat dan negara menjadi penentu sektor keuangan akan berkembang atau tidak. Tak heran tim OJK menerapkan sistem kerja yang profesional dan akurat. Dengan begitu manfaat OJK dirasakan oleh sektor keuangan dan masyarakat.

4. Menghapus Sektor Keuangan Yang Ilegal

Sektor keuangan yang tidak dilindungi OJK dianggap ilegal dan membahayakan masyarakat, pasalnya merugikan masyarakat. Untuk itulah OJK memiliki peran menghapus sektor keuangan yang tidak mendaftarkan sektor ke OJK. OJK akan memberi waktu agar mendaftarkan bisnis keuangan pada OJK.

Fungsi Otoritas Jasa Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan memiliki tujuan yang nyata, dengan begitu semua orang aman dan nyaman mengajukan pinjaman atau bekerjasama dengan sektor keuangan. Untuk itulah wajib mengetahui fungsinya, berikut ada fungsi Otoritas Jasa Keuangan yang wajib diketahui:

1. Memiliki Wewenang Mengambil Keputusan

OJK dapat mengambil keputusan dalam perkembangan kemajuan keuangan secara bijak. Dengan begitu perkembangan keuangan di Indonesia semakin baik, pastinya keputusan tersebut dari berbagai sektor. Misalnya, sektor fintech, industri non bank, pasar modal dan sektor lainnya.

2. Menjalankan Sistem Pengaturan maupun Pengawasan

Fungsi OJK selanjutnya adalah menjalankan sistem pengaturan maupun pengawasan keuangan. Dengan begitu aktivitas semua sektor keuangan, Anda tak perlu khawatir mencari sektor keuangan yang terdaftar di OJK atau tidak. Pasalnya, sektor yang terdaftar OJK akan menyertakan informasi bahwa sektor tersebut terdaftar di OJK.

Baca juga : fungsi npwp bagi warga negara

Dengan begitu transaksi keuangan menjadi lebih aman, walaupun terdapat kesalahan bisa dipertanggung jawabkan karena memiliki kekuatan hukum. Apalagi OJK mengawasi berbagai sektor, termasuk sektor modal, sektor industri keuangan, sektor pasar uang dan sektor lainnya.

3. Melindungi Konsumen

Fungsi Otoritas Jasa Keuangan ke 3 paling penting dan menjamin keamanan data konsumen. Pasalnya, OJK melindungi konsumen dari penipuan dan semacamnya. Secara optimal, OJK berusaha mewujudkan sektor keuangan Indonesia dan mengutamakan keamanan konsumen.

Wewenang Otoritas Jasa Keuangan pada sektor keuangan Indonesia sangat tinggi. Tak heran peraturan yang dikeluarkan ditaati dan dijalankan. Apalagi terdapat Azaz terbentuknya Ojk, diantaranya Asas Independensi, Asas kepastian hukum, Asas kepentingan umum dan Asas lainnya.

Penutup

Fungsi Otoritas Jasa Keuangan dan tujuannya harus diketahui masyarakat. Harapannya adalah memahami peraturan jasa keuangan yang tepat dan terarah. Jika Anda ingin bekerjasama dengan jasa keuangan, pastikan memilih yang dilindungi OJK sehingga memiliki kekuatan hukum. Cukup sekian dan terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *