Moch Dzikry Teori itu mudah, tapi praktek cukup sulit untuk dilakukan. Terkadang rasa malas dapat menghambat kita dalam mencapai suatu tujuan.

5 Tips Cara Mengatur Catatan Keuangan untuk Usaha Kecil

2 min read

Cara Mengatur Catatan Keuangan untuk Usaha Kecil

Seiring berkembangnya teknologi, ada banyak orang yang berencana membuat bisnis atau usaha sendiri dalam skala kecil (wirausaha). Namun, seringkali pebisnis pemula mengalami kegagalan dalam mengatur keuangannya. Lantas bagaimana cara mengatur catatan keuangan tersebut? simak lebih lanjut dalam artikel ini.

Baca juga : tujuan dan fungsi otoritas jasa keuangan (OJK)

Perlu Anda pahami, pengelolaan keuangan yang baik sangat menentukan keberhasilan dari suatu bisnis atau usaha yang dikelola. Tentu, bisnis akan berjalan dengan lancar apabila dikelola dengan baik dan penuh perhitungan. Sebaliknya, pengelolaan yang asal-asalan dapat membuat kinerja bisnis menjadi kacau.

Dalam mulai berbisnis, ada baiknya apabila Anda mempelajari kembali mengenai teori berbisnis, seputar cara mengatur keuangan dengan baik. Berikut dibawah ini ialah beberapa tips yang dapat Anda pelajari dalam mengelola keuangan suatu usaha, baik itu skala kecil ataupun skala besar.

Tips Cara Mengatur Catatan Keuangan

Berikut dibawah ini beberapa tips jitu yang dapat Anda pelajari dalam mengelola keuangan suatu usaha dengan baik, diantaranya yaitu:

1. Edukasi Diri

Langkah pertama yang harus Anda lakukan yaitu mengedukasi diri sendiri mengenai teori bisnis. Singkatnya, seorang pebisnis perlu terbiasa dan mengetahui ilmu terkait cara membaca laporan keuangan yang pada dasarnya mempunyai 4 bagian utama, diantaranya:

  • Laporan neraca
  • Laporan arus kas
  • Laporan modal
  • Laporan penghasilan

Dengan memahami dasar-dasar tersebut, setidaknya Anda mampu mempelajari secara mendalam dan nantinya dapat mengambil langkah selanjutnya untuk perkembangan bisnis Anda.

2. Lakukan Perencanaan

Dalam mulai mendirikan usaha, diperlukan perencanaan di setiap prosesnya, baik itu secara umum ataupun general. Sehingga, Anda harus menyiapkan sebuah gambaran dan langkah awal secara menyeluruh ketika menjalankan UMKM.

Baca juga : fungsi dan jenis-jenis pasar modal

Kemudian, jika sudah membuat rencana atau blueprint dalam jangka panjang, Anda bisa membaginya menjadi beberapa bagian. Seperti rencana mingguan, harian dan bulanan. Metode ini bisa membantu Anda dalam memantau perkembangan usaha agar lebih terencana dan terstruktur.

Lebih dari itu, detail juga harus diperhatikan agar nantinya tidak salah dalam mengambil langkah. Mulai dari menggali kebutuhan, menghitung modal, lokasi bisnis, dan cara kerjanya.

3. Membuat Buku Catatan Keuangan Usaha

Setiap perputaran uang yang ada di bisnis Anda perlu selalu ditulis dan dicatat. Tak lain, karena bertujuan untuk memantau seluruh transaksi yang masuk dan keluar. Perhitungan dengan buku catatan secara detail dapat mengurangi resiko rugi atau pengeluaran yang tidak normal.

Baik itu skala kecil atau besar, Anda perlu membuat buku kas dalam mencatat keuangan. Hal ini berfungi untuk mencatat seluruh proses perputaran uang yang disertai dengan bukti valid.

Lebih dari itu, laba atau keuntungan dan hutang perlu dicatat dengan benar untuk meminimalisir kerugian dari aset bisnis yang sedang Anda rintis.

4. Buat Anggaran secara Rutin

Membuat perhitungan terkait budget atau anggaran juga perlu Anda lakukan dalam suatu usaha. Ini bertujuan agar mencegah pengeluaran tidak wajar alias membengkak.

Dalam hal ini, alangkah baiknya Anda mengatur detail anggaran dengan rutin seperti setiap minggu sekali atau setiap bulan sekali. Atur anggaran yang keluar berdasarkan kelompok, sebelum itu pastikan dulu kebutuhan bisnis telah terpenuhi.

Baca juga : rekomendasi pinjaman online tanpa bi checking

Perkembangan bisnis dapat berjalan secara efisien apabila Anda membuat anggaran secara teratur. Tentu, hal ini berdampak baik bagi bisnis Anda dalam jangka panjang.

Saat membuat anggaran, perhatikan juga catatan detail yang ada di buku kas Anda, sehingga kedepannya Anda akan mengetahui budget mana yang perlu dikurangi atau ditambah secara bertahap.

5. Menggunakan Aplikasi Senyumku

Tips cara mengatur catatan keuangan yang terakhir adalah menggunakan aplikasi Senyumku-Buka Rekening Online yang tersedia gratis di google playstore.

Senyumku sendiri ialah nama aplikasi dari amar bank yang berfungsi sebagai bank digital masa kini dengan dilengkapi berbagai fitur untuk mencatat keuangan bisnis Anda. Baik itu catatan harian, mingguan dan bulanan, bisa dengan mudah dicatat melalui aplikasi senyumku secara gratis dan terperinci.

Lebih dari itu, aplikasi ini menyediakan fitur tabungan dengan bunga hingga 5,5% serta memiliki bunga deposito per tahun sebesar 9%. Dari sisi legalitas, aplikasi sepenuhnya aman dan telah terdaftar di OJK. Jadi, gunakan aplikasi senyumku untuk mencatat keuangan bisnis Anda.

Penutup

Kesimpulannya, dalam menjalankan bisnis atau usaha kecil-kecilan, Anda dituntut untuk belajar mandiri dan mengatur keuangan dengan baik. Bila perlu gunakan aplikasi tambahan seperti senyumku untuk mencatat berbagai anggaran pada bisnis Anda.

Akhir kata, demikianlah pembahasan singkat yang dapat saya bagikan kepada Anda mengenai tips cara mengatur catatan keuangan bisnis untuk usaha skala kecil yang bisa Anda terapkan dengan mudah. Cukup sekian dan terimakasih, sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Moch Dzikry Teori itu mudah, tapi praktek cukup sulit untuk dilakukan. Terkadang rasa malas dapat menghambat kita dalam mencapai suatu tujuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.