Habibi Warga negara Indonesia yang gemar menulis dan membagikan berbagai informasi bermanfaat mengenai teknologi, investasi dan komputer modern.

Mengenal 4 Aspek Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis

2 min read

Aspek Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis

Dalam membangun suatu bisnis, hendaknya kamu perlu mempertimbangkan segala hal untuk perkembangan bisnismu. Hal tersebut mengacu pada studi kelayakan bisnis yang didasarkan pada beragam aspek penting. Salah satunya aspek pemasaran dalam studi kelayakan bisnis.

Baca juga : contoh kreatif dan inovatif dalam kewirausahaan

Hal yang perlu kamu perhatikan pada aspek pemasaran, hendaknya merencanakan strategi pemasaran, bagaimana cara meningkatkan konversi penjualan, menguasai pangsa pasar, menentukan harga produk dan lain-lain.

Apa Itu Aspek Pemasaran?

Agar proses pemasaran suatu bisnis bisa berjalan dengan baik, kamu bisa menerapkan strategi persaingan yang terdiri dari segmenting, targeting dan juga positioning. Hal tersebut telah banyak dibahas dalam teori dan juga pengimplementasian studi kelayakan bisnis.

Besarnya peluang pasar juga sangat penting untuk diperhatikan dalam aspek pemasaran ini. Namun jika kamu masih belum mengetahui seluk beluk aspek pemasaran dalam studi kelayakan bisnis, kamu bisa mempelajarinya dahulu melalui pembahasan dibawah ini.

Aspek pemasaran merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan oleh suatu bisnis mengenai cara yang benar untuk memasarkan produknya agar laku. Selain itu, aspek pemasaran juga berguna sebagai penentu arah, sasaran serta tujuan dari proses pemasaran yang dilakukan pebisnis.

Aspek Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis

Perlu kamu ketahui, bahwasanya aspek pemasaran dalam studi kelayakan bisnis memiliki beberapa pembagian sub-aspek. Hal ini untuk mempermudah kamu untuk mengatur apa yang kamu butuhkan dalam pengembangan bisnismu. Berikut pembagian aspek-aspek pemasaran.

1. Segmentasi Pasar

Aspek segmentasi pasar dibutuhkan untuk menggolongkan segmen dari produk yang dijual oleh pebisnis. Dimana pebisnis membuat segmen berdasarkan kelompok sosial misalnya sesuai dengan usia, jenis kelamin, pendapatan dan sebagainya.

Baca juga : memahami pengertian dan fungsi iklan bagi bisnis

Selain segmentasi, kamu juga perlu menentukan target konsumen dan juga positioning dimana kamu memasarkan produkmu. Pastikan jika posisi pemasaranmu dalam lokasi yang strategis. Misalnya di tepi jalan, atau di kawasan yang ramai oleh publik.

2. Analisis Pasar dan Proyeksi Permintaan

Aspek selanjutnya yakni kamu perlu menganalisis kondisi pasar yang akan kamu masuki. Hal-hal yang perlu kamu perhatikan diantaranya ada kondisi lingkungan, minat konsumen, harga pasaran produk, serta faktor-faktor lainnya yang berpengaruh terhadap kinerja pasar.

Begitu pula pada proyeksi permintaan, dimana kamu dapat melakukan proyeksi/peramalan terhadap permintaan produk baik dari masa sekarang hingga masa depan. Proyeksi tersebut berguna untuk membuat perencanaan, menentukan harga, strategi dan lain sebagainya.

3. Analisis Para Pesaing

Selain menentukan hal-hal penting terkait pemasaran produk bisnismu, kamu juga perlu menganalisis pesaing bisnismu. Hal ini berguna agar kamu mengetahui potensi, kekuatan dan kelemahan dari pesaing bisnismu.

Proses menganalisis pesaing ini bisa kamu lakukan dengan cara mengamati, survey, atau melihat kondisi sekitarnya. Jika memungkinkan, kamu bisa mengembangkan produkmu agar lebih menarik namun tidak menjatuhkan bisnis pesaingmu.

4. Metode Promosi yang Digunakan

Aspek selanjutnya dari aspek pemasaran dalam studi kelayakan bisnis adalah promosi yang kamu gunakan dalam berbisnis. Namun sebelum mulai memasarkan, kamu harus membuat merek, slogan, atau layanan bisnis lainnya agar lebih mudah dikenal masyarakat.

Baca juga : fungsi dan peran distributor dalam pemasaran

Setelah itu kamu bisa dengan mudah menawarkan produk baik secara mulut ke mulut, door to door ataupun melalui media online. Kini sudah banyak platform online yang dapat membantu usahamu agar lebih berkembang. Misalnya seperti advertising di sosmed, dll.

Strategi Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis

Agar proses pemasaran bisnis bisa lebih maksimal, hendaknya kamu harus menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Salah satu strategi pemasaran paling populer adalah strategi 4P atau marketing mix. Strategi ini meliputi product, price, place, dan promotion.

1. Product

Product merupakan suatu benda atau layanan yang dapat dipasarkan kepada masyarakat umum. Pebisnis hendaknya mampu menciptakan produk yang menarik sesuai dengan perencanaan bisnis yang mana sesuai dengan target konsumen yang telah ditentukan.

2. Price

Setelah memiliki produk yang akan dijual, kamu juga perlu menentukan price atau harga jualnya. Pastikan jika harga yang kamu tetapkan sesuai dengan harga pasaran dan tidak menjatuhkan para pesaing-pesaingmu. Yang tentunya kamu masih mendapat laba hasil jual.

3. Place

Place atau tempat merupakan hal penting dimana kamu dapat menentukan tempat untuk memasarkan produkmu. Umumnya para pebisnis selalu memilih tempat yang strategis agar lebih mudah untuk menarik pelanggan.

Baca juga : contoh dan pengertian perusahaan manufaktur

Namun tidak menutup kemungkinan jika kamu memasarkan di lokasi yang tidak strategis tetapi masih mendapat banyak pelanggan. Hal ini juga tergantung dari bagus atau tidaknya produk yang kamu pasarkan.

4. Promotion

Selain ketiga strategi diatas, kamu juga perlu menetapkan jenis promosi. Kamu bisa menggunakan promosi yang paling banyak peminatnya. Misal melalui platform e-commerce, advertising, ataupun melalui media sosial.

Penutup

Demikian pembahasan mengenai aspek pemasaran dalam studi kelayakan bisnis yang dapat kamu ketahui. Sebenarnya masih banyak aspek-aspek lainnya yang perlu kamu perhatikan sebelum membuat bisnis. Misalnya seperti aspek hukum, aspek ekonomi, aspek keuangan, dll.

Habibi Warga negara Indonesia yang gemar menulis dan membagikan berbagai informasi bermanfaat mengenai teknologi, investasi dan komputer modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.